Skip to main content

Sms anak-anak

Baru selesai baca sms anak-anak di hp sejuta umat wkwk,  mereka lucu-lucu ada aja sms yang suka bikin senyum-senyum. Kaya tadi ada yang sms begini "bu disini hujan,  dingin banget. Pengen di peluk sama ibu" juga ada yang begini "bu jangan lupa besok bawa wafer yang sekaleng.  Jangan salah lagi ya. lihat dulu isi kalengnya,  wafer atau bumbu dapur" wkwk ini bikin aku ketawa guling-guling. Oia fyi,  aku nggak pernah bolehin anak-anak hapus sms yang mereka kirim ke orang tua nya.  Alasannya biar bisa tegur mereka kalo-kalo ada yang sms kurang sopan atau terlalu banyak permintaan ke orang tua dan juga bisa tahu masalah mereka. 

Tapi baru kali ini aku sedih dan nyesel setelah baca sms salah satu anak. Bodoh nya tadi sore aku malah bercandain si anak karena dia tiba-tiba nangis.  "Eh udah gede masih nangis aja" dia senyum-senyum sambil nyeka air matanya malu " kamu kenapa? sakit bukan?  Punya masalah sama temen?  Atau sama cowok?  Hayooo ngaku" aku candain terus. Dia senyum,  temen-temennya yang lain tertawa meledek. Maksud hati biar dia terhibur,  mungkin lagi rindu orang tua,  kakak atau keluarganya. tapi perkiraan ku salah,  sekarang malah jadi merasa berdosaa banget sama dia.

Aku baca sms anak itu sampai bawah,  aku ngerti dan paham banget meskipun pake bahasa sunda.  Dia sms ibunya, nanya kapan sidang.  aku kira sidang perkuliahan atau apa,  ternyata sidang perceraian.  dia bujuk ibunya biar nggak jadi cerai,  dia minta ibunya untuk berfikir lagi, dia nggak tega buat ngasih tau adenya yang baru masuk pondok,  aku stuck disitu.  Bukan cuma itu,  bahkan dia sms dengan bijak banget,  dia bilang ini cobaan, cobaan untuk mengangkat derajat ibunya. Katanya dia nggak bisa ngebayangin gimana kalau nanti liburan sekolah ibunya udah nggak serumah lagi. Nyeselllll banget tadi nggak nanya serius dan nggak ngajak ngomong berdua alasan kenapa dia nangis. 

Aku janji besok-besok kalau ada yang nangis,  aku bakal tanya empat mata dan dengerin curhatannya sampai si anak tenang.  Bodoh banget kamu nda,  nggak peka banget,  sekarang aku lagi mikirin pasti si anak nggak bisa tidur malam ini,  pasti dia lagi ngerasain kecewa dan sedih banget. 

Oke besok sore aku bakal bicara 4 mata sama dia di kamar,  ditutup pintunya,  biar temen-temen lain yang lagi sms nggak bisa denger.  Kamu boleh curhat,  boleh nangis,  boleh luapin semuanya.  Saya bakal dengerin sampe kamu tenang dan lega,  tapi setelah itu kamu harus semangat,  terus semangat dan nggak boleh kalah sama masalah ini,  harus kuat dan tetap jadi anak yang rajin dan penurut.  Semoga semuanya baik-baik aja

Comments

Popular posts from this blog

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D). beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget. ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. ...