Skip to main content

If Allah wants it for me, it will be mine :)

Aku baru kepikiran tadi setelah baca ulang postingan sebelumnya.  Selama ini sepertinya aku selalu minta sesuatu yang bersifat duniawi saja. Pantas aku suka merasa lelah dan jenuh,  mengejar dunia itu capek,  bikin payah dan mati hati.  Sekarang rubah semuanya,  rubah untaian doa yang selalu aku panjatkan itu,  rubah duniawi itu menjadi akhirat baru dunia. Rubah tujuan dan niatnya. 

Kesuksesan itu karena Allah then i do not have to stress out so much,  tawakal lah nda and believe if Allah wants it for me it will be mine,  ya nggak sih? 

Meskipun tinggal di pondok tapi nggak menjamin aku bakal jadi perempuan sholehah,  sedangkan dulu aku selalu mendambakan jadi anak kosan. ngebayangin kamar kos ku nanti bakal di dekorasi sesuka hati dengan rak-rak buku di dindingnya.  Nah sekarang aku paham,  apa yang Allah takdirkan itu selalu yang terbaik.  Aku yang tinggal di pondok hampir sepuluh tahun ini aja iman nya lebih sering turun dari pada naik, apalagi kalo aku jadi anak kos an  yang mungkin bangun subuhnya bakal telat terus.

Dan di tahun ke 4 pengabdian ini,  Aku ditempatin di kamar untuk dua orang dan bisa merasakan seperti kamar kosan impian ku,  dekorasi sesuka hati dan rak-rak buku di dindingnya itu sekarang benar-benar nyata.  Allah baik banget bukan?

Selama ini aku selalu berdoa untuk impian ku,  aku lupa berdoa untuk kepribadian ku,  untuk ke istiqomahan ibadah ku,  aku selalu berdoa pada tujuan bukan proses hidup.  Padahal hidup ini untuk beribadah bukan? kesuksesan dan prestasi itu cuma bonus. Berarti prioritasnya untuk ibadah! Kalau kita mau rubah hidup ke arah yang lebih baik,  pertama untuk ibadah, kemudian kesuksesan dan pencapaian lainnya berarti i ve to change my priorities right? So apalagi? Ganti tujuan, ganti prioritas!!! Jangan sibuk sama PERASAAN!!! Udah gitu aja,  hidup sukses itu yang hatinya tenang :). Jadi nggak usah terlalu pusing sama apa yang di cita-cita kan. Tetap doa dan usaha, kemudian tawakal aja.

Comments

Popular posts from this blog

Prasangka

Sebelumnya aku pernah bahas tulisan ini  disnapgram kalo nggak salah. Tapi sayang aja kalo nggak di tulis di blog hehe.  Tulisan ini disadur dari snapgram  wirda mansyur yang waktu itu aku baca.  Dia bahas tentang obrloan papahnya dan seorang kerabat. Aku coba tulis ulang semampuku ya... "Pada suatu siang di hari senin ada perkumpulan presiden,  mentri,  ulama dan petinggi-petinggi lainnya. Dipertengahan diskusi mereka,  presiden sebagai tuan rumah mempersilahkan tamunya untuk mencicipi jamuannya. Ulama mengawali jamuannya dengan meminum secangkir teh, kemudian diikuti para tetamu lainnya. Tapi ada seorang mentri yang dengan sopan menolak jamuan di siang hari itu karna sedang puasa sunnah senin kamis.  Lalu apa yang kamu fikirkan?" tanya ust. Yusuf mansyur ke kerabatnya "Loh koq ulamanya gak puasa sunnah?" jawab kerabatnya heran. "tamu yang berada disana pasti juga heran koq ulama nggak puasa sunnah, kalah sama mentri.  Padahal n...

Pra Nikah

I don't know how to describe what i feel since i know that i am getting married next two weeks wkwkw. yg jelas sedih dan bahagia itu satu paket. Sedih karena harus meninggalkan pondok. Kebayang nggak sih hidup di pondok dari lulus SD-S1, dari umur 13 tahun sampai kepala dua, dari masih polos bgt,  lalu puber, sampai pada dewasa ini. ya sekitar 12 tahun lamanya aku tinggal di pondok dengan lingkungan yang amat sangat nyaman. Lebih dari itu, pondok udah kasih aku banyak pembelajaran tentang kehidupan, sedih akutuuu haha. Selain hal diatas,  ada hal yang sekiranya bikin kamu (yg mau menikah) lebih sensitif dari biasanya.  I m not that kind of sentimental and tearful girl,  aku bukan tipe yg mudah terharu dan menitikan air mata untuk suatu hal. Bahkan kayanya jarang banget nangis haha.  Tapi since the day, semuanya berasa kayak lagi ngiris bawang,  bikin mata panas dan gak bisa nahan buat gak nangis. Contohnya, ketika menghadiri acara pernikahan teman...

IBF (Bukan) Dadakan

Karena setiap tahun pasti ke senayan (Baca: Gelora bungKarno) jadi berani protes gini. Sebelumnya saya mau dengar, mana suara temen-temen yangsudah ke bookfair? *Oke-oke cukup :D* Apa keluhan kalian selama disana? *ngegerutu dalam hati -_-*Yap.... sama. saya akan membeberkan keluhan-keluhan kalian yang harga mati banget dan nggak bisa dibantah ^^. kita lihat event apakah itu?  yap... IslamicBook Fair , yang bertemkan  “SaatnyaUmat berkarakter Qurani”. Tapi hal pertama yang menjadi keluhan ketika event yang setiap tahunnya digelar ini adalah “tempat ibadah” nya. U know lah , what imean ?? Kemarin saya ke bookfair, begitu juga di tahun-tahun sebelumnya.Tenda besar berdiri dan dijadikan tempat ibadah “dadakan”. Bagaimana dengan tempat wudhunya? Mirisnya tahun ini tempat wudhu benar-benar tidak “wajar”untuk kaum wanita karena terbuka, right? Jadi sya memilih sholat di musholla dalam GBK  walaupun harus terhimpit.Tahun lalu tempat wudhu tertutup dengan tenda walaup...