Skip to main content

Aku sukak kelelahan

Hari-hari ini di sibukan dengan koreksian uts yang sebentar lagi deadline penginputannya. Hari dimana aku sering tidur malam karena "ketiduran". Pake konteks ketiduran karna langsung tidur dan nggak ada waktu buat mikirin apa-apa.  Indah banget rasanya bisa langsung plek tidur gitu. Tanpa beban,  tanpa ada pikiran-pikiran yang mengganggu dan bikin tidur nggak nyenyak.  Ahhh aku sukak kelelahan wk~

Bahkan sejak kemarin aku pingin banget posting kejadian 041116, udah banyak kata-kata yang berputar-putar dikepala waktu anak-anak hapalan di kelas.  Tapi nggak langsung aku tulis karena tadi itu,  nyampe kamar -ngoreksi,  di kelas dikelilingin anak-anak,  nggak bisa fokus nulis. Harus milih-milih kata yang baik,  yang bikin pembacanya nggak mengerutkan kening atau bahkan mencak-mencak.  Karna peristiwa 411 itu "sensitif" banget, semua media sosial membahasnya mulai dari sisi positif dan negatif. Sibukk kalii ndaaa. Sibuk kaliii sampai tak bisa nulis kau ndaa, oke besok aku nulis,  besok aku berargumen atas pengetahuan ku,  sebagai seorang gadis yang ingin berpendapat tentang agama,  Negara dan orang-orang di dalamnya. Selebihnya terserah pembaca saja.

Comments

Popular posts from this blog

04 Mei 2013

Jarum jam terus berputar. Bola mataku tak hentinya melirik kearah jam dinding dan hp yang kupegang. Aku menunggu sms dari mamah. Sebuah panggilan masuk dengan nama kontak “My Father”. Percakapan panjang di mulai. Lagi-lagi bapak menyinggung masalah beasiswa itu. “bapak udah bantu doa, kamu tinggal usaha ya nak” Bibir ku kelu, aku benar-benar mengabaikan beasiswa itu, bahkan belajarpun tidak. Aku sibuk mengetik dan mengetik. Pagi tadi aku menyampaikan keinginanku pada mamah dalam sebuah pesan singkat, yang setelah kubaca lagi, lebih terlihat seperti memaksa dari pada memohon :-(. Aku ingin membeli laptop atau notebook, tapi uangku belum mencukupi. Sedangkan aku sangat membutuhkannya bulan ini, setelah diberitahu ust falah bahwa dateline bukunya diusahakan akhir buan mei ini. maka aku menyampaikan hal itu pada mamah, awalnya mamah sedikit tidak setuju dengan permintaan ku yang mendadak itu, kata mamah lebih baik uangnya untuk daftar kuliah dulu. tapi aku keras kepala, aku meyakini ma...

SABAR

Bukan kah sabar adalah kata yang paling sering kau ucap? Tapi aku tidak mengerti "sabar" yang kau maksud di pesan terakhir itu. entah "sabar" untuk menunggu, atau "sabar" akan kenyataan yang ada, entahlah... Pastinya kau adalah orang yang paling handal dalam menegakan diri! Terimakasih karena telah datang, pergi, dan kembali. Seterusnya terserah kau saja... Karena aku tengah menyibukkan diri!

Melinda wanita Perkasa banget pake Zzzz (-.-)9 *pamer otot*

Random banget mau nulis apa, kebetulan bulan –bulan ini banyak kegiatan. Sekarang bukan lagi menjalani hari tapi berlari mengejar waktu yang terasa begitu cepat. Sudah mulai PSB lagi, mulai cari beasiwa dan kuliah, berkutat dengan tulisan.   April sukses membuatku menangis berulang kali. Mulai dari nyasar cari univ persada, sendirian di Jakarta timur dengan tas besar yang di tenteng, maklum baru pulang dari Palembang. Seharian itu hati serasa dikuasai sama setan, menggerutu tak karuan. Belum lagi beberapa berkas tertinggal di pesantren, lengkap sudah penderitaan ku. Sampai pondok dihadapi dengan masalah anak-anak, mulai mengejar pelajaran yang beberapa hari aku tinggalkan. Besoknya pergi ke UT, masih sama, tidak tau jalan. Rasanya mau berteriak dan menangis. Tapi aku selalu yakin dengan mengatakan   (Melinda wanita perkasa banget pake Zzz *sambil pamer otot) jadi jalan aja walau gak tau jalan, bertanya kesekitar pedagang atau tukang ojeg yang ada. Miris, seorang gadis menyusur...