Skip to main content

Great things take time!

Aku termasuk orang yang aktif di sosial media, paling lama di fb.  Meskipun nggak pernah lagi update status,  biasanya share foto dari ig ke fb udah gitu aja.  Yang aku suka dari fb ada fitur dimana dia ngingetin kita ke memori beberapa tahun silam,  kalo baca status-status jaman dulu suka bikin ketawa-ketawa sendiri dan kadang merenung juga,  yang dulu masih suka foto selfie terus upload semua ke fesbuk wkwk (sampe sekarang juga sih tapi satu-satu kalo di ig haha).

Terhitung dari tahun 2010 aku punya akun fb,  aku jadi ngerasa kehilangan diri sendiri kalo habis buka fitur memori itu. Dulu  kayanya aku freedom,  bebas banget,  aku nggak peduli apapun. Aku nggak pernah berfikir buat filter tulisan yang harus di share atau enggak. Disitu,  ditahun-tahun sebelum aku menjadi melinda yang terlalu banyak mikir buat ngelakuin suatu hal kaya sekarang ini,  aku merasa jadi gadis yang aktif bangettt,  yang bebas ngelakuin apapun (dalam hal positif), berargument ini itu dengan PDnya,  melakukan banyak hal dan semangat banget. Dulu masih suka mention-mention temen,  komen-komen statusnya, bercanda-canda, sekarang lebih suka baca status yang lewat di timeline aja. Yahhh time flies and people change gitu kali yah?

While waktu bisa merubah keadaan dengan cepat yah. Sekarang yang aku fikirkan adalah  bagaimana bisa move up, berubah ke arah yang lebih baik lagi. Aku pernah baca status ka lia, kurang lebih katanya begini "kenangan yang nggak baik itu jangan dibuang gitu aja, tapi dijadikan pupuk yang bermanfaat buat masa depan" intinya setiap kenangan mau baik ataupun buruk kita harus selalu bisa ambil ibrohnya dari kejadian tersebut

Nah dewasa ini aku merasa berubah banget,  lebih rumit dan repot.  Dulu aku banyak sekali keinginannya,  mimpi, cita-cita dan semua itu aku jalani biasa aja tanpa ada perasaan takut gagal atau nggak bisa ngelakuinnya.  Tapi sekarang semuanya jadi kaya benang kusut, berantakan.  Okey,  aku perbaiki semuanya dari sekarang,  aku bakal uraikan benang kusut itu menjadi rapih. Never give up nda,  because great things take time! Ganbattee!!!

Comments

Popular posts from this blog

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...

posisi bayi melintang, plasenta previa, terlilit tali pusat, tapi bisa lahiran normal?

Bismillah, kita mulai aja ya ceritanya, mumpung baby Nala sedang tidur nih hihi. Sebelumnya, apa kabar para pengantin baru, bumil atau siapapun yg baca postingan ini. Sebenarnya ini lebih ke sharing pengalaman sebagai pengantin baru yg kemudian hamil dan melahirkan. Btw, buat kamu yg pengantin baru dan belum dpt momongan jangan khawatir dan terburu-buru pingin cepet punya momongan ya, jrk normal nikah ke hamil itu maksimalnya 1 thn koq, kalo lebih dari itu tpi blm hamil jg baru cek ke dokter ya. jadi inget dlu tiap tgl mens deg2an karna takut haid wkwk, maklum dlu rasanya mau cepet2 aja. apalagi liat temen2 yg nikahnya gak jauh beda sama kita dan lgsg dikasih "titipan" olehNya, dan tiap tahu kalo haid lgsg agak kecewa gitu rasanya, ada yg gini juga ga? Toss kita sama hihihi. Tapi ternyata ketika sudah hamil, hal itu tidak semudah pertanyaan "kapan?" dari orang-orang sekitar, pokoknya selagi belum "dititipkan" nikmatin pacaran berdua dulu sama suami ya...