Skip to main content

dari IIEE sampai ke Esa

Assalamualaikum,  selamat tengah malam haha..
sebenarnya sudah sangat lelah sekali. cuma seperti biasa insomnia ini mengganggu dan aku milih buat nulis aja,  biar produktif sedikitlah. semoga saja ada manfaatnya. 

sejak rabu siang kemarin aku pergi ke ICE BSD Tangerang. sebenarnya jadwal jaga stand santri nulis hari kamis,  cuma biar gak terburu-buru jadilah malamnya aku udah nginep.  selama kurang lebih 2 hari 3 malam di acara  International Islamic Education Expo atau disingkat IIEE (Btw,  gak enak banget ya singkatannya?  wkwk)  aku happy banget,  walau kadang bosen kalau lagi sepi. 

sebenarnya ingin sekali "komentar" tentang acara yang budgetnya pasti lumayan besar, tapi malam ini aku lagi nggak ingin bahas yang keq gitu, karena perlu kehati-hatian dalam mengolah kata/kalimatnya haha
malam ini aku mau cerita tentang temen-temen yang udah bikin haha hihi aja ya,  dari hari pertama ada aja kelakuan cowok-cowok yang ikut ini, 2 diantara mereka adalah adik kelas,  dan 1 lagi yaa lo tau kan siapa?  Mr. Lambe wkwk. diantara mereka nggak ada yang karakternya tuh "greget",  asli lawak semua,  meskipun mereka sepertinya nggak niat buat ngelawak,  tapi karena gaya,  tingkah dan ekspresinya itu loh yang bikin kita cewe-cewe ini ketawa walaupun kadang sembari kesel juga haha. 

oia,  selain itu aku kenalan sama beberapa penjaga stand dari seluruh sekolah islam di Indonesia.  ada hal yang bikin aku kagum. Aku lupa nama sekolahnya,  yang jelas dia dari padang. murid-muridnya lihai sekali dalam berucap dengan logat khas padang dan melayu-melayu gitu,  mereka presentasi tentang minuman racikan yang menyehatkan dan lain-lain, tau nggak mereka kelas berapa?  mereka masih MTs coyy, tapi mahir sekali. Guru-gurunya juga adem dipandangnya,  sangat telaten dan ramah melayani kami yang mengunjungi boothnya, dijamu,  diajak ngobrol sampai bertukar fikiran.  ah semoga kelak aku bisa jadi guru se"adem" mereka ya,  Aaamin... 

terus kita juga ke booth IAIN palopo, yang bikin tertariknya boothnya nyediain foto pake pakaian adat khas sana,  jadilah kita narsis-narsis dulu haha,  ingin sekai upload fotonya di blog ini cuma handphone tidak mendukung -__-

oia selain itu,  tadi ketika sholat jumat pengunjung mulai sepi.  aku sama esa ngobrol banyak banget,  keq orang udah lama nggak ketemu gitu haha.  esa cerita banyak, pun sebaliknya aku, sampe kita nggak nyadar kalau udah waktu makan. 

aku nggak pernah ceritain esa ya di blog ini? esa itu adik kelas,  tapi kita seumuran.  dia adalah pemred di Missi setelah aku,  jadilah kami dekat.  dulu esa yang minjemin laptopnya buat aku nyusun novel yang malah aku nggak terusin.  kebetulan laptopnya dipake di missi juga dan disimpan di kamar ku karena takut hilang. jadilah di sela-sela waktu kosong nya si laptop aku gunakan buat nyusun novel.  karena dulu esa sempat nggak betah gitu dan suka curhat, jadilah kami klop. sampai setelah lulus pun kita pernah ketemu sekali,  cerita banyak hal,  saking lamanya kita pindah tempat ke botani dari tiersiera yang jaraknya nggak begitu jauh,  dan agenda kita dari jam 10 pagi sampai maghrib itu ya cerita aja,  nggak nonton,  ke gramed ataupun jalan-jalan,  entahlah apa aja yang diceritain waktu itu. 

sebelumnya bulan lalu kami juga udah ketemu di SWS tapi karena timingnya gak pas jadilah cuma sibuk sendiri-sendiri.  tadi itu kayak quality time gitu di sela-sela jaga booth haha dan cerita kita masih nyambung dari tahun 2012,  bahkan ada beberapa part yang sama. 

esa udah banyak berubah,  karena dia jurusan komunikasi kali ya skill berbicaranya terlihat sekali. Dia ramah banget dan beda aja cara dia jelasin ke pengunjung atau berkomunikasi dengan orang lain, kayak menemukan chemistry nya gitu haha.  esa terlihat lebih mature dari 5 tahun yang lalu,  waktu masih suka gak betah dan galauin missi hihi. 

lagi-lagi time flies so fast ya,  semoga aja kita tetap keep and touch.  curhat sama esa tuh enak banget,  karena dianya pun nggak cuma jadi pendengar tapi ikut curhat dan percaya sama aku,  kata dia "iya ka yg tau ini itu cuma kak,  si ini dan si itu" meskipun udah lama nggak kontek dan nggak ngobrol kalau punya chemistry dan "cocok" itu beda ya? satu hal yang bikin obrolan ini nyambung lagu,  kita itu tipe orang yang kalau stress lebih baik nyibukin diri biar lupa sama masalah itu,  habis tau kesamaan itu,  langsung deh ngakak-ngakak.  

btw,  gue lagi ngomongin apa sih di postingan kali ini? gpp random,  sekalian latihan-latihan menulis kan ya?  haha

stand santrinulis, maapin yang motoinnya yak -__-

stand IAIN Palopo

my luph




Comments

Popular posts from this blog

04 Mei 2013

Jarum jam terus berputar. Bola mataku tak hentinya melirik kearah jam dinding dan hp yang kupegang. Aku menunggu sms dari mamah. Sebuah panggilan masuk dengan nama kontak “My Father”. Percakapan panjang di mulai. Lagi-lagi bapak menyinggung masalah beasiswa itu. “bapak udah bantu doa, kamu tinggal usaha ya nak” Bibir ku kelu, aku benar-benar mengabaikan beasiswa itu, bahkan belajarpun tidak. Aku sibuk mengetik dan mengetik. Pagi tadi aku menyampaikan keinginanku pada mamah dalam sebuah pesan singkat, yang setelah kubaca lagi, lebih terlihat seperti memaksa dari pada memohon :-(. Aku ingin membeli laptop atau notebook, tapi uangku belum mencukupi. Sedangkan aku sangat membutuhkannya bulan ini, setelah diberitahu ust falah bahwa dateline bukunya diusahakan akhir buan mei ini. maka aku menyampaikan hal itu pada mamah, awalnya mamah sedikit tidak setuju dengan permintaan ku yang mendadak itu, kata mamah lebih baik uangnya untuk daftar kuliah dulu. tapi aku keras kepala, aku meyakini ma...

SABAR

Bukan kah sabar adalah kata yang paling sering kau ucap? Tapi aku tidak mengerti "sabar" yang kau maksud di pesan terakhir itu. entah "sabar" untuk menunggu, atau "sabar" akan kenyataan yang ada, entahlah... Pastinya kau adalah orang yang paling handal dalam menegakan diri! Terimakasih karena telah datang, pergi, dan kembali. Seterusnya terserah kau saja... Karena aku tengah menyibukkan diri!

Melinda wanita Perkasa banget pake Zzzz (-.-)9 *pamer otot*

Random banget mau nulis apa, kebetulan bulan –bulan ini banyak kegiatan. Sekarang bukan lagi menjalani hari tapi berlari mengejar waktu yang terasa begitu cepat. Sudah mulai PSB lagi, mulai cari beasiwa dan kuliah, berkutat dengan tulisan.   April sukses membuatku menangis berulang kali. Mulai dari nyasar cari univ persada, sendirian di Jakarta timur dengan tas besar yang di tenteng, maklum baru pulang dari Palembang. Seharian itu hati serasa dikuasai sama setan, menggerutu tak karuan. Belum lagi beberapa berkas tertinggal di pesantren, lengkap sudah penderitaan ku. Sampai pondok dihadapi dengan masalah anak-anak, mulai mengejar pelajaran yang beberapa hari aku tinggalkan. Besoknya pergi ke UT, masih sama, tidak tau jalan. Rasanya mau berteriak dan menangis. Tapi aku selalu yakin dengan mengatakan   (Melinda wanita perkasa banget pake Zzz *sambil pamer otot) jadi jalan aja walau gak tau jalan, bertanya kesekitar pedagang atau tukang ojeg yang ada. Miris, seorang gadis menyusur...