Skip to main content

Kondangan Superbbb

Baru beberapa menit yang lalu aku sampai kamar,  belum bersih-bersih sama sekali.  tapi ingin cerita dulu karna hari ini sesuatu banget :D. salah satu teman pernah bilang ke aku that i was "biang" nya kondangan wkwk.  jadi nggak aneh ya kalo hari ini aku ikut kondangan meskipun ke Malimping yang bukan lumayan lagi jauhnya.

awalnya niat ikut kondangan ke daerah yang dekat pantai ini karna ingin sekali mampir ke pantai,  rasanya udah lama banget nggak main pasir dan panas-panasan sekaligus merasakan angin sepoi-sepoi,  apalagi menikmati es kelapa di tempatnya langsung,  Ahh sadap.  tapi hari ini sama sekali nggak sesuai rencana :'(.

aku nggak berharap datang ke pantai yang pariwisata banget buat naik banana atau donat boot kayak waktu tahun lalu ziaroh ke banten,  yang penting ke pantai aja gitu. itu salah satu alasan yang buat aku semangat kondangan hihi. pagi ini cuaca memang kurang mendukung ditambah lagi banyak yang nggak komitmen sama kesepakatan awal jadi yah aku ikut aja sama yang lain. Akhirnya ke pantai dicancel, sedikit kecewa sih T.T

meskipun nggak ke pantai,  meskipun sempet cemberut-cemberut karena hujan tapi ada aja kejadian yang bikin aku bisa bersyukur.  kayak main air di masjid bareng-bareng sekalian ngantri mandi (nggak jelas bangetkan?)  dan aku baru inget masa,  tadi nggak sodaqoh ke masjidnya padahal udah pake airnya buat mandi huhu :'(

satu hal lagi yang bikin aku ketawa nggak habis-habis and that was my first experience guys, karena busnya nggak bisa masuk ke dalam gang yang sempit dan datarannya curam jadilah kita jalan kaki ditemenai rintik hujan yang lama-lama nggak nyantai itu huhu.  terus dijemput naik losbak,  sekali lagi aku perjelas naik losbak coyyyy.  kebayang nggak sih kita yang pakai gamis dan udah touch up ini harus naik losbak hahah, terus gerimis lagi hahaha, terus jalanan nya naik turun dan sedikit rusak lagi hahah.  ternyata hal sesederhana itu bukan sederhana malah,  tapi weird aja gitu bisa bikin aku bahagiaakkk banget haha.

malam ini badan rasanya remuk,  kaki bengkak-bengkak, dan masih aja kabita mau ke pantai, tapi gpp lah ya yang penting tadi naik losbak hahaha.  jadi suatu hari nanti aku punya cerita "eh gue pernah loh kondangan naik losbak pake gamis lagi hahah"

Comments

Popular posts from this blog

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D). beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget. ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. ...