Skip to main content

Confianz Studio

pada zamannya foto dengan gaya seperti ini keren hihihi... mungkin kamu yang lihat foto ini akan berkomentar "ihhh norak" "Kamseupay". tapi ada sejarah yang gak akan terlupakan mengenai foto-foto ini. kita sebut Confianz studio, nah orang-orang didalam foto ini termasuk aku adalah panitia dari confianz studio. waktu itu ada bazar besar-besaran diasrama, kebetulan alhamdulilah kami angkatan confianz memerlukan banyak dana untuk acara kelas akhir. salah satu aset terbesar yaitu berjualan pop ice, ku fikir itu sudah sangat biasa. sampai muncul kembali ide yang sudah lama aku dan herlinda fikirkan diawal kls 4 yaitu membuat foto box atau foto studio. hal itu kami utarakan kepada teman-teman marhalah. yaappp mereka setuju.

awalnya kita membentuk kepanitiaan (lebay banget kan) tapi bisnis ini serius loh :P orang ternarsis dia jadi ketuanya. aku memilih jadi editing foto saja (ahahaha faktor nya emang karna bukan foto genic :D) well, hari-hari sebelumnya, sibuk mencari camera yang ujung-ujung nya hanya menggunakan digital 14/12 megapixel -___-. lalu mencari laptop untuk pengeditan, kita pilih laptop emen sebagai sarana pengeditan, because software photo scape untuk pengeditan foto termudah hanya ada di laptop emen dan itu butuh perjuangan untuk meminjamnya, beralih ke printer missi yang sempet ngadet sebelum kita gunakan untuk pencetakan foto (lebih tepatnya ngeprint haha) kalau kertas foto sudah tersedia banyak dan arwani bersedia jadi donatur 1 Rim (sumpah ini gak modal banget kiikki). lalu kita keliling kamar teman-teman yang hobi dandan dan berpakaian modis, bahkan boneka-boneka lucu kami bawa untuk propertis #yaeelaahh. begitu juga peminjaman alat drumband beserta kostumnya yang sudah terkenal sangat pelittt dalam hal pinjam meminjampun memberikannya dengan sangat ikhlas. we just saying "all for confianz" mereka langsung luluh dan memberikan itu semua dengan mata yang berbinar-binar, suara hati nya pun terdengar jelas "gue nyumbang buat confiannnzz brooo" (-.-)9 sambil mamerin otot hahaha ngekhayal.

propertis tersebut disewakan di confianz studio, antriannya sangat panjang. kita gunakan kelas strategis di samping lobby. hanya 4 orang pendaftar pertama yang boleh masuk ruangan (laku banget kan?).
first step make over and jepraaattt jeprreeettt, editing foto dan cetak
kalau ada yang heran dengan pertanyaan "mengapa confianz studio bisa amat laris seperti ini?" ada beberapa faktor yang harus kalian ketahui, checkidott ----->

1. ini disebabkan karena kaum hawa memang hobby foto-foto narsis
2. this confianz studio is the first foto studio in modern boarding school of UQI yeaaahh (jadi gak heran kan)
3. murah meriah cuuyyy 4 x jepreettt 5 rb  dalam 1 ukuran foto box hihihi
4. yang terakhir, dan aku yakin sekali sangat berpengaruh, yaitu contoh foto model-model (alias panitia) utnuk promosi confianz studio itu kece banget. gak percaya??? ini buktinya tereeeeenggg
 cc : ka vira, ka pencott, ka ledy, ka guguk, onye, double nda, amel, mamih miftah 

hedeh ini foto panitia nyempiilll

postingan ini memang telat nya kebangetan :-/ but it's ockay setidaknya ketika aku rindu teman-teman, salah satu yang bisa jadi pengobatnya adalah postingan ini, yang akan mengingatkan kembali perjuangan confianz studio. ganbatte kudasai (-.-)9


Comments

Popular posts from this blog

04 Mei 2013

Jarum jam terus berputar. Bola mataku tak hentinya melirik kearah jam dinding dan hp yang kupegang. Aku menunggu sms dari mamah. Sebuah panggilan masuk dengan nama kontak “My Father”. Percakapan panjang di mulai. Lagi-lagi bapak menyinggung masalah beasiswa itu. “bapak udah bantu doa, kamu tinggal usaha ya nak” Bibir ku kelu, aku benar-benar mengabaikan beasiswa itu, bahkan belajarpun tidak. Aku sibuk mengetik dan mengetik. Pagi tadi aku menyampaikan keinginanku pada mamah dalam sebuah pesan singkat, yang setelah kubaca lagi, lebih terlihat seperti memaksa dari pada memohon :-(. Aku ingin membeli laptop atau notebook, tapi uangku belum mencukupi. Sedangkan aku sangat membutuhkannya bulan ini, setelah diberitahu ust falah bahwa dateline bukunya diusahakan akhir buan mei ini. maka aku menyampaikan hal itu pada mamah, awalnya mamah sedikit tidak setuju dengan permintaan ku yang mendadak itu, kata mamah lebih baik uangnya untuk daftar kuliah dulu. tapi aku keras kepala, aku meyakini ma...

SABAR

Bukan kah sabar adalah kata yang paling sering kau ucap? Tapi aku tidak mengerti "sabar" yang kau maksud di pesan terakhir itu. entah "sabar" untuk menunggu, atau "sabar" akan kenyataan yang ada, entahlah... Pastinya kau adalah orang yang paling handal dalam menegakan diri! Terimakasih karena telah datang, pergi, dan kembali. Seterusnya terserah kau saja... Karena aku tengah menyibukkan diri!

Melinda wanita Perkasa banget pake Zzzz (-.-)9 *pamer otot*

Random banget mau nulis apa, kebetulan bulan –bulan ini banyak kegiatan. Sekarang bukan lagi menjalani hari tapi berlari mengejar waktu yang terasa begitu cepat. Sudah mulai PSB lagi, mulai cari beasiwa dan kuliah, berkutat dengan tulisan.   April sukses membuatku menangis berulang kali. Mulai dari nyasar cari univ persada, sendirian di Jakarta timur dengan tas besar yang di tenteng, maklum baru pulang dari Palembang. Seharian itu hati serasa dikuasai sama setan, menggerutu tak karuan. Belum lagi beberapa berkas tertinggal di pesantren, lengkap sudah penderitaan ku. Sampai pondok dihadapi dengan masalah anak-anak, mulai mengejar pelajaran yang beberapa hari aku tinggalkan. Besoknya pergi ke UT, masih sama, tidak tau jalan. Rasanya mau berteriak dan menangis. Tapi aku selalu yakin dengan mengatakan   (Melinda wanita perkasa banget pake Zzz *sambil pamer otot) jadi jalan aja walau gak tau jalan, bertanya kesekitar pedagang atau tukang ojeg yang ada. Miris, seorang gadis menyusur...