Skip to main content

GADIS DAN CINTA




ini sebuah cerita tentang gadis biasa yang tak mengenal cinta, ia terlihat galak didepan lawan jenismya, ia lebih memilih menutup dirinya dari hati kaum adam, sampai akhirnya ia merasa kekosongan dan hal ini membuatnya membenci pertumbuhan, waktu dan perasaan
ketika banyak orang bertanya tentang perasaan yang sensitif itu...dia tak paham, karna memang sebelumnya tak pernah ada yang terlihat menunjukkan perasaan2 ganjil itu. mungkin memang tidak ada atau lebih tepatnya takut. ia berfikir, tidak ada pemuda yang menyayangi gadis pemarah, tidak ada pemuda yang menyayangi gadis angkuh.
ia terlalu berbahagia dengan teman-temannya hingga ia lupa bahwa perasaan cinta itu akan datang pada setiap gadis dewasa. perasaan itu perlahan-lahan mulai tumbuh dihati teman-temannya, tetapi tidak untuknya. mulailah masa-masa sulit yang ia rasakan, ketika teman-temannya mulai sibuk dengan perasaannya masing-masing. ia mencoba memahami dan mulai menjadi pendengar di setiap cerita-cerita temannya. dari semua kata yang diutarakan temannya, ia menyimpulkan bahwa perasaan itu adalah perasaan  nomor satu didunia melebihi apa-apa.

Comments

Popular posts from this blog

Kunci dan Seorang Anak

Siang ini panas sekali, ada dua bahan cerita yang seharusnya aku tulis kemarin dan kemarinnya lagi, rasanya malas sekali menulis di cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini.  Tapi di siang hari yang terik, diatas kasur ku yang sudah tidak empuk lagi,  dengan berbaring dan menggengam smartphone aku paksakan untuk menulis,  semangat nulis Nda,  semangat berbagi wkwk Kemarin kunci kamar ku hilang (lagi) perkara ini sudah sangat biasa terjadi,  entahlah kenapa aku sering sekali kehilangan kunci atau meninggalkan kunci di tempat yang bahkan aku nggak inget.  Jadilah hari kemarin aku tidak terlalu mencak-mencak karena masalah kehilangan kunci bukan hal yang tabu lagi bagiku wkwk.  Pukul 10 aku sudah free karna anak-anak hanya ujian satu mata pelajaran,  seharusnya aku bisa mengerjakan tugas di kamar dan rapih-rapih baju yang tadi pagi diantar laundry. Tapi karena aku sama sekali nggak inget meninggalkan kunci dimana jadilah aku cuma bisa ti...

Sabtu Sebelum Hujan

aku tahu dan hanya diam,  aku tahu tapi tak yakin,  dari teman ku yang juga teman mu.  bahkan mereka membisikiku untuk melangkah dan jangan melihat mundur. sedangkan aku tidak tahu cara memulainya,  sedangkan kau hanya menjadi perkara yang masih samar.  di satu sisi aku ingin seperti ini saja,  disisi lain aku buram,  aku butuh pencerahan. lain lagi aku merasa begitu kecil,  sangat kecil,  mungkin kah kau obat dari luka ku atau luka lama yang telah sembuh? hingga saat ini aku masih diam. perempuan bisa apa dalam hal perasaan?  laki-laki yang melangkah,  perempuan hanya berdoa di belakangnya.  aku ingin bersabar,  ingin bersabar lagi, terus bersabar walau nyatanya aku selalu terburu-buru dan gegabah. hasrat ingin menjadikan puzzle-puzzle cerita yang ku rangkai menjadi nyata itu selalu ada. namun aku sadar itu bukanlah tugas ku, itu bagian Tuhan. Harus kah kau ku beri tahu? bahwa nama mu pun terselip di dalam doa ku,...

Berawal dari Mata Panda

Mamah : Nda,  kalo tidur jangan malem-malem Aku : emang kenapa mah? Mamah : itu matanya sekarang ada garis hitamnya (mata panda maksudnya) Aku : susah tidur cepet di pondok mah,  ngerjain ini itu dulu Mamah : terus kamu habis S1 mau ngapain? Loh koq percakapannya jadi nggak nyambung wkwk. Berawal dari mata panda,  setelah itu ada obrolan malam yang panjang.  Ada harapan yang muncul,  ada target dan keinginan baru yang tergantung,  hidup di mata ku bukan sekedar lulus S1 kemudian menikah,  seperti yang dikatakan temen-temen. alasannya sih karena kebetulan kaka belum nikah dan siapa pula yang mau nikah sama anak bawang macam ku wkwk.  Kalo udah ada yang mau mah langsung ajalah ijab kabul haha *canda Sebenarnya hidup itu mudah kalo kita nggak punya keinginan ini itu,  cuma tok ibadah aja.  Tapi aku pinginnya hidupku ini bermanfaat buat banyak orang, jadi banyak inginnya.  Ingin mencoba hal ini itu hahah repot lah Eh an...