Skip to main content

Ramadhan

gak kerasa sudah ramadhan lagi, setiap orang pasti senang dengan kedatangan bulan Suci ini. bagaimana tidak? bulan dimana semua umt muslim itu lebih dekat dengan Allah, salah satu contohnya di PM. UQI ini semuanya benar-benar antusias mengkhatam Al-Quran  berlomba-lomba dengan teman sebaya, adik kelas maupun kaka kelas. semua ibadah terlihat mudah di bulan Ramadhan, bag.Ibadah tak kerepotan lagi menggiring mereka untuk sholat berjama'ah, semua berubah sangat menakjubkan, the miracle of Ramadhan, hidayah menyangkut dihati para ummat :)
tahun ini, aku merasa kekosongan dengan bulan Ramadhan tanpa teman-teman, biasanya ritual kami saat ini (sore hari) sudah sibuk mempersiapkan makanan untuk berbuka, si A sibuk mencari teko, si B sibuk mengambil Takjil, si C  sibuk dikmar mandi lama sekali....dan pastinya ada sedikit pertengkaran kecil di sore-sore menjelang berbuka. semuanya kuni'mati.......... pertengkaran kecil itu, temanku yang super repot untuk berbuka, terawih bareng, berlomba-lomba khatam Quran.
sekarang dengan benda kecil  imut yang kumiliki ini kusampaikan pada teman-teman...Betapa indahnya Ramadhan yang merepotkan di tahun-tahun sebelumnya bersama mereka. bebrapa teman mengirim pesan singkat mengingatkan ritual apa saja yang biasa kami lakukan. disaat seperti ini aku amat bersyukur masih berada dilingkungan yang sangat mendukung untuk masih berlomba-lomba mencari pahala. semoga teman-teman diluar sana masih memiliki semangat yang samaseperti di tahun-tahun yang menakjubkan itu :)

SELAMAT MEBACA AL-QURAN ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Menulislah dan jangan dulu jatuh cinta!

Saya ingin memaparkan perasaan saya ketika beberapa orang memuji (langsung maupun tidak langsung) tulisan dan semangat saya. pujian itu menjadi tamparan positif bagi saya. saya harus menulis, terus menulis hal yang baik-baik, tidak mengeluh dan manja dalam tulisan. Menebarkan hal positif dan semangat. Pujian itu memacu saya untuk benar-benar menegakan diri demi menulis!! Saya malu, malu karna sempat lengah dan mejadi pecundang yang kehilangan semangat. Melalaikan cita-cita dan melupakan target karena terlalu sibuk dengan perasaan. saya benar-benar jatuh,  menjadi melankolis dan cengeng, itulah kelemahan saya.  Menulislah dan jangan dulu jatuh cinta!!! Karena sejatinya ketika memiliki impian dan cita-cita jangan pernah sibuk dengan diri sendiri, harus bisa menegakan diri!!! Semangaaattt 💪😏 *pamer otot, benerin kerah, pake kacamata, kencengin iket kepala*

Kata

Bagaimana aku menemukan kata, Sedangkan kebisuan menghampiri ranjangku tiap malam. Masuk melalui celah-celah selimut yang telah usang,  yang dibiarkan pemiliknya memeluk kesepian yang haus akan pertemuan. Aku tidak menemukan kata-kata, selain benda-benda berdebu yang tinggal dan daun-daun yang tanggal dari ranting pohon di depan kamar. Setiap hari, tanpa ada pemandangan baru. Seperti seseorang yang duduk di atas bangku panjang berwarna gelap, yang memiliki sepasang mata kecil dan langkah-langkah kaki yang besar. Seakan-akan ia bisa menghentikan waktu, karena kata-kata kemudian bertautan dalam pikiran. Ku harap kita bisa kembali bertemu, Agar ku temukan lagi kata untuk puisiku.

Berjalanlah ke arahNya, maka Dia akan berlari menjemputmu.

Pada akhirnya, hanya ikhlas dan sabar sebagai penguat. Pada akhirnya, engkau belajar apa itu tabah. Pada akhirnya, rencana Tuhan adalah yang terbaik. Sekarang sudahi keluh kesah itu, sudahi cerita yang kau rangkai sendiri, sudahi memaksakan keinginan, sudahi menengok kebelakang, sudahi semuanya!!! Kau hanya perlu menggelar sajadah , lalu ceritakan semuanya pada Tuhan. Mintalah perlindungan dan keridhoanNya atas keinginan dan masa depan yang telah kau rancang hebat. Karena sesungguhnya Tuhan sekalipun tidak pernah berpaling. engkau yang salah arah, melangkah terlalu jauh dan terjatuh. Namun Tuhan tetap melebarkan tangannya, agar engkau bisa kembali dan mengadu, merintih akan kesakitan yang kau ciptakan sendiri. Berjalan lah ke arahNya, maka Dia akan berlari menjemputmu.