Skip to main content

With Family


Kalau ngomongin tentang keluarga apa yang kamu fikirkan?
Kedua orang tua, kaka,adik mereka mempunyai sifat spesial yang terkadang kita gak sadari. Sekarang kau bisa tulis siapa mereka sebenarnya kau bisa tulis siapa mereka sebenarnya dengan sejujur-jujurnya.
Lets join me!
Bapak  & Mamah                   
 aku sadar mereka mulai letih, tatapan mata cekung kehitaman meyakinkan umur mereka yang bertambah tua. Ketika mencium punggung tangan mereka, kulit yang dulu halus dan kencang kini mulai lusuh dan kasar. Aku tau dulu saat masih kanak-kanak mereka marah-marah dan membuat banyak peraturan. Tapi, dewasa ini akulah yang marah-marah dan membuat banyak tuntutan. Mungkin sekarang mereka letih untuk memarahi anak-anak yang sudah dewasa ini. Mamah yang penuh perhatian kini harus di perhatikan, bapak yang penuh dengan kata-kata penyemangat sekarang hanya diam.
Ternyata masa kanak-kanak adalah masa pendidikan terbaik. Karana saat dewasa, mereka yang lugu telah tumbuh dan berkembang lebih dari apa yang mereka kira ( membuat mereka takut dan mengkhawatirkan) dan kita sebagai anak yang mulai “dewasa” berfikirlah!!! Masa kanak-kanak lebih berarti, dimana saat kita sangat diperhatikan. Dewasa ini harus kita jaga sebagai balasan terbaik untuk orang tua yang telah mendidik kita di masa kecil itu.
Lady Mutara Sari
1. Teteh
Kakakku bisa dibilang terlalu cerewet untuk cewe seumurannya. Penuh dengan larangan dan pola fikir yang “kolot”. Terlalu mengatur dan merasa “harus” di hormati. Tapi di balik semua itu, seorang kakak pertamawalau pun dia perempuan harus mengemban tanggung jawab yang besar. Mereka mengorbankan kebebasan masa remaja untuk menjadi contoh yang baik.
Di tuntut untuk di benci adik-adiknya karna sering mengatur dan melaporkan kelakuan kita atau mengorbankan “banyak” penghasilan (hehehe...) yang ini sangat menguntungkan buatku.Mengorbankan waktu untuk menjengukku, mengajarkan akan kedewasaan ketika telah mengenal lawan jenis dan jenis permasalahanhidup dengan keluarga dan teman.

2. Abang
Dugo Ardani
`yang satu ini sangat menyebalakan, terlalu kepedean. Tapi bisa sangat berarti saat aku membutuhkan, apalagi kalau bukan perlindungan enggak ada yang berani mengganggu adik kecilnya ini. Kadang membanggakan untuk di perkenalkan sama teman-teman cewe. ( banyak yang naksir ih....) selalu membuat iri, jahil, selau mengolok-ngolokku, dan keras kepala. Tapi ini abangku yang “terbaik” dan “terganteng” ( enggak ada duanya) untuk menjadi super hero dan tukang ojek antar jemput dadakan (hehehe...).

3. Teteh ke 2
devi mustika sari
          Dia dewasa dan penyemanagat. Enggak mau ngeliat adiknya “jelek” dalam hal apapun. Tapi terkadang ia suka mencontohkan yang jelek (heheh...) cerdas dalam memanage uang. Paling baik sedunia sebagai tempat curhat sebelum tidur. Kadang sok dewasa, nelarang aku deket-deket sama temannya “ masih kecil lu” ( menyebalkan). Jadi contoh dalam hal belajar dan berfikir. Sering ngasih aku uang dan kado ( tapi harus di pinta huh!!!).

 4. Ade bungsu

M. Mulya Pamungkas.
            He’s take all attention. Mengambil perhatian banyak orang. Menyebalkan dan enggak tau terima kasih ( dasar anak kecil) temennya remoute, gak boleh ada yang megang remoute. Si kecil penguasa rumah. Tapi darinay aku belajar untuk menjadi kakak terbaik seperti yang lain, dimana kita harus membujuk secara perlahan-lahan. Tapi menyebalkannya anak kecil itu tau mana yang tulus dan tidak. Aku tulus!!! (heheheh...). ternyata susah jadi seorang kakak, aku rindu masa bungsuku selama 12 tahun itu. Sebegitu menyebalkan kah aku saat kecil?? Kalau fotonya saja menyebalkan bukan menggemaskan. Terkadang ada kepuasan batin ketika aku bisa membelikannya sesuata ( ngerasa jadi sosok kakak yang sejati!!! Whuek....) secara tidak langsung dia yang meminimalisirkan kebiasaan menonton tv ku, ini membuatku lebih lama berkuatat dengan buku-buku “keren”!.
So....how about ur family??????????

Comments

Popular posts from this blog

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...

posisi bayi melintang, plasenta previa, terlilit tali pusat, tapi bisa lahiran normal?

Bismillah, kita mulai aja ya ceritanya, mumpung baby Nala sedang tidur nih hihi. Sebelumnya, apa kabar para pengantin baru, bumil atau siapapun yg baca postingan ini. Sebenarnya ini lebih ke sharing pengalaman sebagai pengantin baru yg kemudian hamil dan melahirkan. Btw, buat kamu yg pengantin baru dan belum dpt momongan jangan khawatir dan terburu-buru pingin cepet punya momongan ya, jrk normal nikah ke hamil itu maksimalnya 1 thn koq, kalo lebih dari itu tpi blm hamil jg baru cek ke dokter ya. jadi inget dlu tiap tgl mens deg2an karna takut haid wkwk, maklum dlu rasanya mau cepet2 aja. apalagi liat temen2 yg nikahnya gak jauh beda sama kita dan lgsg dikasih "titipan" olehNya, dan tiap tahu kalo haid lgsg agak kecewa gitu rasanya, ada yg gini juga ga? Toss kita sama hihihi. Tapi ternyata ketika sudah hamil, hal itu tidak semudah pertanyaan "kapan?" dari orang-orang sekitar, pokoknya selagi belum "dititipkan" nikmatin pacaran berdua dulu sama suami ya...