Skip to main content

Yellow Bird

Cartoons Myspace Comments
baru kali ini aku menatapnya dari jarak dekat.bulu-bulu kumis nakal yang mulai tumbuh bisa tertangkap oleh mataku, beberapa anak calon jerawatpun muncul bagai melompat-lompat dari setiap pori-pori wajahnya. tapi jangan kau kira aku menatapnya lekat, hanya sekilas dan mataku bisa langsung menjelajahi paras wajahnya. aku tau saat aku lengah ia menatapku, meneliti bagian wajahku dengan ekspresi yang tak ku mengerti.dari ujung-ujung mataku tertangkap pula gerak-geriknya, ia pun salah tingkah dan memainkan jari-jarinya.
kadang ia berceloteh tanpa suara, mencak-mencak sendiri. saat aku sedang menulis dengan serius, ia menatapku aku bisa merasakan tatapannya.kudongakkan sedikit wajahku, ia berpaling lelucon apakah ini?. yang menyebalkannya ia lebih segalanya dariku. ini membuatku merasa kecil di matanya. aku hanya gadis yang angkuhdan ia pemuda dengan banyak kebanggaan luar biasa.
kadang jalan bagaimana kau mengenalnya terlalu aneh, rumit untuk di ceritakan, membutuhkan berlembar-lembar kertas. aku tak tau harus bersyukur atau tidak karena telah mengenalnya, saat pertama mengenalnya lalu bertengkar, damai, perhatian, bertengkar lagi dan hal lain yang serba kebetulan. aku bertanya-tanya, mengapa dengan pemuda keras kepala itu?
aku tak punya banyak cerita tentang pemuda-pemuda seumuran. aku terlalu”ganas” untuk berteman dengan mereka. sekarang aku mengenal pemuda untuk pertama kali di sini. menemukan yang paling menyebalkan dan sombong, bisa segala hal, cerdas, berwawasan, tutur kata yang rapih, dan segala hal yang membuatku iri.

Comments

Popular posts from this blog

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Pra Nikah

I don't know how to describe what i feel since i know that i am getting married next two weeks wkwkw. yg jelas sedih dan bahagia itu satu paket. Sedih karena harus meninggalkan pondok. Kebayang nggak sih hidup di pondok dari lulus SD-S1, dari umur 13 tahun sampai kepala dua, dari masih polos bgt,  lalu puber, sampai pada dewasa ini. ya sekitar 12 tahun lamanya aku tinggal di pondok dengan lingkungan yang amat sangat nyaman. Lebih dari itu, pondok udah kasih aku banyak pembelajaran tentang kehidupan, sedih akutuuu haha. Selain hal diatas,  ada hal yang sekiranya bikin kamu (yg mau menikah) lebih sensitif dari biasanya.  I m not that kind of sentimental and tearful girl,  aku bukan tipe yg mudah terharu dan menitikan air mata untuk suatu hal. Bahkan kayanya jarang banget nangis haha.  Tapi since the day, semuanya berasa kayak lagi ngiris bawang,  bikin mata panas dan gak bisa nahan buat gak nangis. Contohnya, ketika menghadiri acara pernikahan teman...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...