agenda pertama penuh dengan perjuangan. karena ketika acara baru akan dimulai, seorang raksasa datang menghampiri, mengacak-ngacak panggung *alah lebay* u know who i mean??? dialah penghalang segalanya, negri lollipop kecewa, pepohon diatas panggung layu padahal semua peran sudah dipersiapkan, aku termangu *kembali ke kisah nyata* acara yang sudah terdaftar di rundown memang tidak berjalan sesuai dengan rencana. stand dibuka lebih pagi dan acara panggung dimulai siang. memang sudah tidak ada harapan, kecuali mengalah. namun kami tetap teratawa, bukan anak perpustakaan jika tidak ceria (-.-)9 *pamer otot* setiap event memang harus diabadikan, agar selalu terkenang, so check these out ^^
Sebelumnya aku pernah bahas tulisan ini disnapgram kalo nggak salah. Tapi sayang aja kalo nggak di tulis di blog hehe. Tulisan ini disadur dari snapgram wirda mansyur yang waktu itu aku baca. Dia bahas tentang obrloan papahnya dan seorang kerabat. Aku coba tulis ulang semampuku ya... "Pada suatu siang di hari senin ada perkumpulan presiden, mentri, ulama dan petinggi-petinggi lainnya. Dipertengahan diskusi mereka, presiden sebagai tuan rumah mempersilahkan tamunya untuk mencicipi jamuannya. Ulama mengawali jamuannya dengan meminum secangkir teh, kemudian diikuti para tetamu lainnya. Tapi ada seorang mentri yang dengan sopan menolak jamuan di siang hari itu karna sedang puasa sunnah senin kamis. Lalu apa yang kamu fikirkan?" tanya ust. Yusuf mansyur ke kerabatnya "Loh koq ulamanya gak puasa sunnah?" jawab kerabatnya heran. "tamu yang berada disana pasti juga heran koq ulama nggak puasa sunnah, kalah sama mentri. Padahal n...



Comments
Post a Comment