Skip to main content

Tanduk-tanduk mungil

Ini adalah buku-buku bersejarah yang masih kusimpan sampai sekarang. 

Warnanya nggak nahan, bocah banget yah :D
di buku ini ada tulisan yang udah lama banget 21-22 februari 2010, 3 tahun yang lalu dan baru bisa aku posting. dan isinya nggak sedikitpun dirubah, asli waktu masa SMA. Chekidot khayalan masa kelas 4 atau setara dengan kelas 10 setelah pembagian raport semester 1 ^_^

Tepat tanggal 7 february, pembagian raport.  Hari-hari sebelumnya terlihat ada tanduk besar yang tiba-tiba muncul dan menghilang di kepala midah. Jika diperhatikan dengan seksama ternyata ada angka satu yang besinar semriwing diatas kepalanya malu-malu menampakkan cahaya sinarnya.Lalu muncul juga dua tanduk mungil diatas kepala nda, bersinar, berkelap-kelip seperti kunang-kunang. Tapi pada saat dia marah, waspadalah, karena sewaktu-waktu tanduk mungil itu akan berubah menjadi tanduk iblis yang menakutkan. Merah menyala-nyala begai kobaran api yang berkobar di panasnya bara-bara.

Ternyata tanuk-tanduk itu adalah suatu pertanda untuk midah dan nda. Di tanggal 7 itu mereka mendapatkan ranking sesuai dengan tanduk bermunculan itu, seakan-akan tanduk itu menjadi sinyal-sinyal mereka. Tapi tiba-tiba kedua tanduk di kepala nda terkapar lemas dan tak berdiri tegak karena inangnya tak datang. Seketika tanduk nda mengeluarkan asap dan berbunyi seperti cerobong kereta api “tut...tut...tut”. ia kembali berdiri dengan gagahnya karna midah mendapatkan harta karun berupa kamus munawir yang besar melebihi tubuhnya. Tanduk midah tercengang kaget, hingga tak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya yang akan terjatuh.

 Kesenangan itu mereka rasakan bersama. Karna sahabat akan bahagia bila sahabatnya berbahagia. Saat mereka salinh memegang harta karun nan besar itu, tak sengaja tanduk-tanduk di kepala mereka saling berpandang mata. Saling mengerlingkan mata dengan genitnya, tersenyum-senyum malu dan berubah menjadi kemerahan. Berdebar-debar tak karuan, lalu berpegangan.
Midah dan nda yang ingin membawa kamus itu kesusahan karna tanduk mereka tak mau dipisahkan. Benjolan-benjolan merah bermunculan nakal dikeapala mereka yang saling beradu. Burung-burung kecil bercicat-cuit ria mengelilingi  kepala yang mulai terasa pusing. Namun tanduk-tanduk itu seperti sibuk sendiri tak memedulikan kepala yang telah di tumpangi.

Dengan susah payah mereka berdua melepaskan tanduk-tanduk menyebalkan itu yang kini tengah terjerat dalam benang-benang cinta yang dirajut dengan kencang, terus menerus menarik dengan sekuat tenaga dan akhirnya terlepas. Tanduk-tanduk mulai marah memerah, menunjukan gigi taringnya yang tajam tapi tak setajam gigi taring midah. Akhirnya midah dan tanduk-tanduk itu memamerkan gigi taring mereka yang bisa mengundang suara aungan jika serigala melihatnya, terus memamerkan gigi-gigi itu dengan bangga.

Malaikat nda yang sejak tadi hanya terdiam kini beraksi menenagkan suasana yang mulai ricuh oleh gemertakan gigi tersebut. Lalu nda tersenyum manis meluluhkan hati para tanduk-tanduk. Keajaiban terjadi, para tanduk pergi dengan senang hati . midah yang sedari taid menampkan gigi-gigi angkernya tersenyum senang, sumringah manis dan hari itu menjadi hari yang indah tak terperi

Comments

Popular posts from this blog

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D). beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget. ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. ...