Skip to main content

291013

tiba-tiba kangen sama anak kecil yang satu ini,  midah. gaya tangan ala sinchannya, gaya mencak-mencaknya. Semua nya tuh kayak baru terjadi, hari-hari dimana kita sering bertengkar :D. Persahabatan itu memang ada 2 masa, masa dimana kita bersama-sama dan sering bertengkar dan satu lagi masa dimana kita berjauhan lalu menyesali masa pertama tadi. jadi ni’mati sajalah masa dimana kamu bertengkar dengan sahabat karna itu menjadi suatu yang dikenang walaupun sangat amat buruk -_-.

Dia lagi aktif di ukm pers, ini adalah suatu kemajuan. Jarang sekali midah cerita tentang hal seperti itu, tentang kegiatan kampus. Entah karna dia tidak mau membuat ku iri dengan kegiatan kampusnya atau memang karena dia tipe orang yang cuek.

Rasanya pengen banget mulai nulis cerita tentang persahabatan, cita dan cinta. Rasanya pengen 
banget ngeabadiin cerita-cerita ini. Semuanya kayak nggak bernilai kalau nggak diceritain. Suatu saat pasti akan aku buat, pasti. Semoga postingan ini bisa jadi reminder ^^. Rasanya pengen banget buat novel bareng midah, terus jadi penulis bareng, ngadain bedah buku bareng, nangis bareng, terharu bareng, ngobrolin buku dan film yang padahal udah kita tonton bareng, traveling bareng, Aaaa... setidak nya kita bisa bareng-bareng lagi, suatu saat mungkin T.T. And i guess, it will be. Amiinn...

Mungkin kalau dulu nggak berlebihan nggak akan ada cerita :D. Waktu dia sedih karna nggak kepilih jadi baki, aku nulis di karton dan nempelin secara diam-diam di lemarinya. Walaupun aku udah lupa pernah nulis apa, kalau nggak salah begini “harus tetep senyum walaupun nggak jadi baki, Paskibra itu murah senyum” haha sepertinya begitu, sudah lupa -_-. Banyak banget hal-hal yang berlebihan lainnya, kayak nangis bareng di perpus. Ini super lucu, kita kepilih jadi ketua dan wakil acara silver queen pas banget waktu lagi berantem. “midah, kita harus profesional. Ini masalah jabatan nggak ada hubungannya sama persahabatan” terus dia nangis, aku juga nangis dan akhirnya baikan haha :D dan ini adalah momen sesegukan pertamakalinya.

Kita terlalu banyak membuang-buang waktu berharga itu hanya untuk bertengkar dan gengsi meminta maaf. Terlalu banyak pertengkaran mungkin T.T. kita berbeda dari persahabatan teman di pondok, tak ada makan sepiring, sebangku di kelas, tidur sebelahan, dan segala sesuatunya jarang bersama. Hanya lewat buku dan tulisan dan satu lagi kegiatan eskul seperti missi dan cyber. Itu yang membuat persahabatan ini unik dan bisa bertahan hampir 7 tahun. Nggak semua teman yakin aku dan midah itu dekat, kedekatan ini hanya kami yang bisa merasakannya dan Allah tau itu, kami bersahabat dan merindukan masa- masa itu sampai detik ini.

Comments

Popular posts from this blog

04 Mei 2013

Jarum jam terus berputar. Bola mataku tak hentinya melirik kearah jam dinding dan hp yang kupegang. Aku menunggu sms dari mamah. Sebuah panggilan masuk dengan nama kontak “My Father”. Percakapan panjang di mulai. Lagi-lagi bapak menyinggung masalah beasiswa itu. “bapak udah bantu doa, kamu tinggal usaha ya nak” Bibir ku kelu, aku benar-benar mengabaikan beasiswa itu, bahkan belajarpun tidak. Aku sibuk mengetik dan mengetik. Pagi tadi aku menyampaikan keinginanku pada mamah dalam sebuah pesan singkat, yang setelah kubaca lagi, lebih terlihat seperti memaksa dari pada memohon :-(. Aku ingin membeli laptop atau notebook, tapi uangku belum mencukupi. Sedangkan aku sangat membutuhkannya bulan ini, setelah diberitahu ust falah bahwa dateline bukunya diusahakan akhir buan mei ini. maka aku menyampaikan hal itu pada mamah, awalnya mamah sedikit tidak setuju dengan permintaan ku yang mendadak itu, kata mamah lebih baik uangnya untuk daftar kuliah dulu. tapi aku keras kepala, aku meyakini ma...

SABAR

Bukan kah sabar adalah kata yang paling sering kau ucap? Tapi aku tidak mengerti "sabar" yang kau maksud di pesan terakhir itu. entah "sabar" untuk menunggu, atau "sabar" akan kenyataan yang ada, entahlah... Pastinya kau adalah orang yang paling handal dalam menegakan diri! Terimakasih karena telah datang, pergi, dan kembali. Seterusnya terserah kau saja... Karena aku tengah menyibukkan diri!

Melinda wanita Perkasa banget pake Zzzz (-.-)9 *pamer otot*

Random banget mau nulis apa, kebetulan bulan –bulan ini banyak kegiatan. Sekarang bukan lagi menjalani hari tapi berlari mengejar waktu yang terasa begitu cepat. Sudah mulai PSB lagi, mulai cari beasiwa dan kuliah, berkutat dengan tulisan.   April sukses membuatku menangis berulang kali. Mulai dari nyasar cari univ persada, sendirian di Jakarta timur dengan tas besar yang di tenteng, maklum baru pulang dari Palembang. Seharian itu hati serasa dikuasai sama setan, menggerutu tak karuan. Belum lagi beberapa berkas tertinggal di pesantren, lengkap sudah penderitaan ku. Sampai pondok dihadapi dengan masalah anak-anak, mulai mengejar pelajaran yang beberapa hari aku tinggalkan. Besoknya pergi ke UT, masih sama, tidak tau jalan. Rasanya mau berteriak dan menangis. Tapi aku selalu yakin dengan mengatakan   (Melinda wanita perkasa banget pake Zzz *sambil pamer otot) jadi jalan aja walau gak tau jalan, bertanya kesekitar pedagang atau tukang ojeg yang ada. Miris, seorang gadis menyusur...