Skip to main content

Posts

meet and greet

now day, nggak ngeluh lagi dan nggak ada kata *r* sensooorr haha :D. so guys i am so happy after taking these picture ^^   awal ada soskam rasanya telinga harus di sumpel ^^ lebih memilih pergi ke kantor dan nggak mau dengerin cerita-cerita anak kuliah haha... so childish yaa ewwhh -_-. tapi dewasa ini ceileeehh aku merasa setiap orang mempunyai kisah yang beda. u know lah bagaimana perbedaan masih menetap di pondok atau menjadi anak kos-an yang suka makan mie haha nah dari perbedaan itu aku belajar *buka buku* harus di akui menetap di pondok itu bukan 100% jadi pribadi yang mandiri dan impian jadi anak kos-an nggak pernah hilang dari list -_-, walaupun katanya harus mengirit dan mengidap penyakit maag haha *bercanda koq, jangan marah ya anak kos :D" dan kemarin itu banyak ngobrol sama midah, esa, maya, dan nyun2n. contoh nya mereka cerita tentang ukm yang kalau rapat itu bisa selesai sampe subuh lagi. sebenarnya sama kyak di pondok? aku juga begitu, ketika ada acara...

Almost Change

Pergantian tahun berarti siap menerima perubahan baru dan siap merancang hal yang baru pula, untuk postingan kali ini, aku tidak akan membeberkan resolusi seperti di tahun-tahun sebelumnya. mungkin kamu mulai bosan melihat resolusi ku yang bahkan 20% pun tidak terlaksana, miris. btw, foto di atas baru diambil sekitar 8 hari yang lalu, dari sekian lama Volunter Kompas Muda batch 4 ini tidak pernah berkumpul. akhirnya di welcoming party bacth 5 kita bisa meet and great dan bertukar cerita dari pengalaman setahun kebelakang. di mulai dari egie, tidak banyak yang berubah, kaos oblong, celana jins dan kaca matanya. egie sudah semester 7 akhir, sudah mulai berkutat dengan proposal pengajuan judul skripsi dan terjun lapangan untuk penelitiannya. ka lita yang juga semester 7 masih aktif dengan project healt and go green nya, gadis yang paling dekat dengan ku ini benar-benar seorang EO sejati bahkan karna keaktifannya ka lita juga pernah ke bangladesh untuk sebuah project save the earth nya...

Teriakan supir angkot untuk penumpang

ketika membuat postingan ini aku masih mengenakan pakaian kampusku, baru beberapa menit yang lalu aku sampai di asrama, rasanya ingin rebahan saja. tapi mengingat percakapan supir angkutan umum selama perjalanan menuju leuwiliang rasa lelah ini seketika hilang.  setengah dari perjalanan tadi otak ku tak hentinya  merangkai kata-kata untuk menjadikannya sebuah tulisan yang bergaya Human Interest . mengingat perjanjian untuk menulis Human Interest dengan salah satu teman ku yang lebih dulu mengangkat kisah tentang semangat dua kakak beradik dengan karung sampahnya di daerah Ciawi. aku semakin menggebu-gebu untuk menuliskannya sekarang juga, walaupun masih mengenakan pakaian yang baunya sudah bercampur dengan debu-debu jalan. postingan ini mungkin tidak terlalu menarik dan sangat sederhana, namun aku ingin para penumpang mengetahui isi hati supir angkutan umum khususnya untuk  jurusan Bogor-Leuwiliang. karena hal yang akan aku bahas ini sering kali terjadi, mun...

Bukan Kisah Cinta

untuk hal yang satu ini aku yang akan selalu menjadi tersangka. berapa kali orang-orang menegurku atas semua sikapku terhadap mu. sampai detik inipun aku masih tetap menjadi tersangka bahkan sampai kamu sudah lelah pun aku masih tetap menjadi tersangka atau mungkin sekalipun aku telah menyerah aku akan tetap menjadi tersangka. aku tidak buta dan tuli atas semua perjuanganmu, atas semua hal yang membuat ku tersanjung, atas semua perlakuan yang berbeda, dari mu, hanya darimu. namun kamu tidak pernah mau tahu, kamu hanya memberikan semuanya dengan cuma-cuma semua pengorbanan mu sampai detik ini, tanpa tau mengapa aku bersikap seperti ini, bersikap dengan tuduhan-tuduhan yang membuat ku selalu menjadi tersangka. aku hanya ingin kamu melihat atau hanya sedikit menoleh, kertas-kertas cokelat itu menjadi sesuatu yang paling manis yang pernah aku dapatkan, ya itupun dari mu. tapi aku salah, kamu tidak pernah benar-benar melihatnya, kamu bahkan tidak memahaminya, tulisan-tulisan ku yang ka...

Byebye para Kadal :D

mungkin ini adalah Agenda terakhir Lizard dan tiba-tiba inget acara porseni milad, kenapa? ternyata virus mendadak-mendadak itu juga menyebar ke acara ini, i think dan menurut anak-anak juga begitu, fine :). semoga acara-acara selanjutnya nggak akan mendadak dan bikin spot jantung lagi dengan persiapan yang serba terburu-buru -_- *jadi inget faka waktu bikin sketsa* sudahlah.... walaupun hal yang biasanya spontan itu malah membuat kita semakin cekatan, tapi aku lebih percaya dengan segala sesuatu yang telah di persiapkan dan matang. eiiiitt.... sebenernya postingan kali ini cuma mau nge-share foto aja koq haha serasa masih MuDA *pake kaca mata B)

Ummul Quro 20 Tahun

beberapa hari sebelum opening Milad UQI 20 tahun, aku ditugaskan membuat tulisan yang nantinya akan dibacakan oleh kyai. tapi tulisan ini sepertinya tidak layak. al-hasil tidak jadi dibacakan, tapi tetap semangat nulis donk (--,)9. so aku baru nemu lagi tulisan ini di folder catatan, lumayan buat menuhin blog. so chekidot..... 2 0 tahun   sudah Ummul Quro berdiri. Setiap kami berjalan melewati bangunan Pesantren, hati kami terus mengucapkan syukur. Masjid, ruang kelas, asrama, gedung serba guna, mengingatkan kami pada setiap cucuran keringat yang berjatuhan dan rasa malu yang terasa hingga ubun-ubun, ketika kami mengetuk pintu hati para donatur dari rumah ke rumah. Bermodalkan uang   250.000 yang kami dapatkan, peletakan batu pertama dilakukan. Pada tanggal 21 juni 1993 bertepatan dengan 1 Muharram 1413, Pesantren Ummul Quro Al-Islami resmi didirikan. Kami ingat, di tahun pertama sebuah masjid dibangun di tengah tanah hibah dan rumah sederhana berdiri di depannya, tercatat s...

Nite To Remember #Part 2

setiap kata yang kau tuliskan selalu membuatku tersenyum entah itu karena kekonyolanmu atau sikap-sikap yang kamu tidak ingin tunjukan kepada ku secara langsung. awalnya aku paham dan mengabaikan hal itu agar kita masih saling berbagi. aku nyaman dengan cerita-cerita mu, aku kagum dengan wawasan mu yang tak pernah ku duga sebelumnya. seorang konyol seperti mu mampu membuat ku be-rooh lama untuk suatu hal yang belum aku ketahui sama sekali. kamu cerdas untuk meluluhkan hati dengan gurauan yang berisi, sama sekali tidak menggurui. tapi aku mulai merasakan keganjalan dalam kenyamanan ini. kenapa kita harus saling mengetahui dan menyadari hal ini begitu cepat? padahal persahabatan kita baru terjalin. menurutku semua ini sudah tidak bisa diperbaiki, bagaimana pun caranya, bagaimanapun usahanya untuk membuat komunikasi ini terjalin lagi. selalu ada hal yang tiba-tiba membuat kita tercekat, ada tawa yang tiba-tiba terhenti ada sesuatu yang membatasi semua ini. aku menyesal, mengapa dulu aku ...