Skip to main content

Almost Change

Pergantian tahun berarti siap menerima perubahan baru dan siap merancang hal yang baru pula, untuk postingan kali ini, aku tidak akan membeberkan resolusi seperti di tahun-tahun sebelumnya. mungkin kamu mulai bosan melihat resolusi ku yang bahkan 20% pun tidak terlaksana, miris. btw, foto di atas baru diambil sekitar 8 hari yang lalu, dari sekian lama Volunter Kompas Muda batch 4 ini tidak pernah berkumpul. akhirnya di welcoming party bacth 5 kita bisa meet and great dan bertukar cerita dari pengalaman setahun kebelakang.

di mulai dari egie, tidak banyak yang berubah, kaos oblong, celana jins dan kaca matanya. egie sudah semester 7 akhir, sudah mulai berkutat dengan proposal pengajuan judul skripsi dan terjun lapangan untuk penelitiannya. ka lita yang juga semester 7 masih aktif dengan project healt and go green nya, gadis yang paling dekat dengan ku ini benar-benar seorang EO sejati bahkan karna keaktifannya ka lita juga pernah ke bangladesh untuk sebuah project save the earth nya, lihat penampilannya sekarang, ini yang paling membuatku tidak mengenali seorang ka lita 1 tahun yang lalu dengan scrafnya yang unik dan juga make up di wajahnya, high hils di kakinya pokoknya wanita karir banget ^^ maklum finalis ambassador hilo hihih, ka lita juga yang paling mengompori ku untuk aktif di berbagai kegiatan, semangaaat (^^)9.

si tomboy yang sedikit feminim, nian dia seumuran dengan ku dan anehnya nian ini mempunyai dua kembaran nisa, dan nurma, dan kee tiga-tiga nya cerdas. nian yang terbiasa menggunakan celana jins dengan kaos seadanya yang waktu itu sudah mengendarai mobil sekarang berubah menjadi nian yang mengenakan rok dan baju bermotif bunga-bunga. dia diledeki habis-habisan minggu kemarin "cieee... nian udah punya pacar nih kayaknya" tawa kita meledak. Ghea, yang nggak suka di panggil kaka :) sudah bekerja di metro TV, badan nya lebih gemuk dari setahun yang lalu, ada joey yang baru pulang dari german karena tuntunan prodinya masih dengan kacamata dan rambut sebahunya yang tak pernah diubah. kalau dulu hanya aku dan ka lita yang berjilbab, sekarang ada Dona. siapa sangka, dona yang baru beberapa bulan lalu bertemu dengan ku yang menggebu-gebu ingin sekali menjadi bagian dari Miss Indonesia, bahkan aku masih ingat perkataannya "mel, ihh... pokoknya gue harus ikutan ajang Miss. Indonesia nanti klo umur gue udah 20 th, eh tapi rambutnya harus panjang yah. nggak ada kan yah Miss. Indo rambutnya pendek" haha dona ketika itu masih menggunakan gaun panjang yang belah disisi-sisinya. kadang Hidayah Allah datang kepada orang yang nggak kita kira sebelumnya, di awal tahun baru dona meyakinkan dirinya untuk mengenakan jilbab.

ada dayat yang nggak berubah, tapi masih gemuk, malah bertambah gemuk :D. ginta yang juga mulai sibuk dengan semester akhirnya. sayangnya tidak semua batch 4 bisa hadir, kebanyakan mereka sudah bekerja dan sibuk di semester akhir, gak ada rhea yang ramah, ogie yang bawel, ayu dan hanung si pasangan serasi, kevin, erin, gilang, tiara, hany, shally, deelel. oia ada gugun juga kemarin :D rambutnya masih gondrong. mereka itu teman-teman yang keren, kadang setelah berkumpul dengan mereka aku menjadi lebih semangat, mereka itu adalah orang yang tidak mau diam saja walaupun sudah berkecukupan.pengalaman yang mereka ceritakan menjadi pelecutku, aku, erin, nian, tiara dan dona masih panjang untuk berjuang di dunia perkuliahan. walaupun aku tidak masuk univ impian ku, aku tetap senang karna bisa bergabung dengan mereka yang penuh dengan pengalaman. aku masih gadis dengan rok lepis dan golf di kepala ^^

volunter dari berbagai bacth



Comments

Popular posts from this blog

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D). beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget. ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. ...