Skip to main content

Review Film Bad Genius

Nggak kerasa ya sekarang ngabuburit terakhir di tahun ini,  sambil menunggu buka puasa aku mau review film Thailand yang sudah tayang tahun 2017 lalu,  tapi keknya masih banyak yang belum nonton deh.  Judulnya Bad genius. Well guys,  enjoy my review yak...

Namanya Lyn. Ayahnya yang seorang guru,  meskipun memiliki gaji yang pas-pasan rela mindahin dia ke sekolah yang lebih bagus dan pastinya lebih mahal supaya si lyn ini bisa meneruskan pendidikan selanjutnya keluar negri. Dari scene awalnya saja kamu yang menonton akan bedecak kagum melihat kepiawan lyn saat menghitung berapa puluh juta uang ayahnya yang akan dikeluarkan untuk membiayainya selama sekolah di tempat barunya. Sang kepala sekolah yang pastinya sudah mencium kejeniusan anak ini dari pola berfikir dan cara bicaranya langsung menawarkan lyn beasiswa. Tapi,  berawal dari pindah ke sekolah yang "Bagus" ini lah boomerang datang silih berganti untuk ayah lyn yang fahterable dan sangat penyabar ini.

Di sekolah barunya lyn bertemu dengan Grace,  seorang gadis tajir yang pintar sekali akting tapi sayang nilainya selalu bobrok. Grace yang sangat ramah dan manis ini kemudian bersahabat dengan lyn.  Lambat laun persahabatan mereka berubah menjadi "bisnis" pasalnya lyn pernah memberi contekan ke Grace yang kemudian diketahui oleh pacarnya seorang anak yang juga tajir namun nasibnya sama seperti grace. Setelah mengobrol dengan lyn akhirnya mereka memiliki ide bisnis yang saling menguntungkan.  Grace dan pacarnya mau membayar lyn agar mereka bisa selalu dapat contekan setiap kali ujian.  Lyn yang sangat kritis itupun mulai berhitung, dia merasa hal ini akan membantu perekonomian keluarganya. Akhirnya lyn membuka "les piano" bagi mereka yang ingin dapat contekan.  Bahkan mereka sampai membuat percetakan pensil 2 b dengan barcode contekan internasional.

Penasaran kan les pianonya seperti apa dan bagaimana ketegangan lyn dan teman-temannya ketika memulai aksi contekan tersebut? Seruuuuuu bangetttt dan bikin deg-degan haha. Makanya buruan nonton bad genius,  kalo kalian berfikir bakal dapet cara mencontek yang tidak ketahuan dari film ini,  kalian salah banget.  Film ini benar-benar bikin kita sadar bahwasannya pintar aja nggak cukup,  apalah arti sebuah nilai tanpa kejujuran. Oia,  kalian bisa nonton film ini dari web indoxxi.net ya.  Selamat deg-degan dan menyaksikan filmnya guys....

Comments

Popular posts from this blog

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Pra Nikah

I don't know how to describe what i feel since i know that i am getting married next two weeks wkwkw. yg jelas sedih dan bahagia itu satu paket. Sedih karena harus meninggalkan pondok. Kebayang nggak sih hidup di pondok dari lulus SD-S1, dari umur 13 tahun sampai kepala dua, dari masih polos bgt,  lalu puber, sampai pada dewasa ini. ya sekitar 12 tahun lamanya aku tinggal di pondok dengan lingkungan yang amat sangat nyaman. Lebih dari itu, pondok udah kasih aku banyak pembelajaran tentang kehidupan, sedih akutuuu haha. Selain hal diatas,  ada hal yang sekiranya bikin kamu (yg mau menikah) lebih sensitif dari biasanya.  I m not that kind of sentimental and tearful girl,  aku bukan tipe yg mudah terharu dan menitikan air mata untuk suatu hal. Bahkan kayanya jarang banget nangis haha.  Tapi since the day, semuanya berasa kayak lagi ngiris bawang,  bikin mata panas dan gak bisa nahan buat gak nangis. Contohnya, ketika menghadiri acara pernikahan teman...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...