Skip to main content

Today, i feel

Akhir-akhir ini hujan terus, kemarin sempat hujan disertai angin kencang dan beberapa menit juga turun hujan es. semenjak selesai sidang,  tidak banyak hal yang aku lakukan,  tapi aku jadi punya waktu buat baca buku dan memang sulit sekali untuk membiasakannya lagi.  Sabtu lalu aku beli buku-buku self improving gitu,  sekitar 4-5 buku yang bahasanya tidak berat. Padahal awalnya pergi ke gramed mau beli buku toefl,  ielts, dkk,  tapi karena aku lagi males dan akhir-akhir ini sering ngeluh,  mungkin aku lg butuh motivasi. Jadilah buku2 dari list target yg harus dibelii gak ada satupun yang dibawa ke kasir 😂. Motivasiin diri dulu baru beli buku berat kikik~ fikir ku gitu.

Sekarang-sekarang ini aku jarang banget bahkan nggak pernah melakukan hal hebat (eh,  emg pernah ya?  Wkwk). Setidak nya dulu aku termasuk orang yang cukup curious sama hal apapun,  coba-ini itu, bahkan kalo lagi fokus panggilan orang pun aku hiraukan. Aku kangen masa-masa itu, dimana keberanian mengalahkan logika.  Meskipun tau gak bakalan berhasil,  ya kerjain aja.  Dewasa ini terlalu banyak mikir dan akhirnya gak pernah lagi nyoba hal baru.

Satu hal yang aku gak suka dari diriku sendiri,  mudah menggebu-gebu tapi tidak istiqomah.  Payahkan?  Hufft~ ngomongin masalah cita-cita,  koq aku nggak sesemangat dulu ya.  Dari hal kecil kaya nulis,  dulu betapa aku menghargai waktu ku untuk menulis, selalu posting dan promosi blog wkwk,  kalo udah waktu siaran di radio rasanya seneng banget karena bisa nulis blog atau ketika dapet jadwal ke lab buat cyber,  nah disitu bisa curi2 waktu buat ngeblog juga  dan di bolehkan sama ust.  Sekarang,  ketika fasilitas itu ada,  hal-hal yang dulu terasa menggebu-gebu kini rasanya biasa aja.

Inilah penyakit melinda,  harus ngerasain susah dulu,  sulit dulu,  baru berjuang mati-matian. ketika sudah di posisi nyaman dan enak, kemudian terlena,  tenggelam begitu aja. 

Semoga aku bisa sesemangat dan menjaga semangat ku ini ya,  udah terlalu banyak orang yang nanyain buku ku.  Meskipun aku tau tulisan ku belum menjanjikan untuk enak di baca. Semoga kelak aku bisa posting tentang perasaan ku ketika sudah menerbitkan buku yak wkwkw Aaaamiiin.

Comments

Popular posts from this blog

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D). beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget. ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. ...

Masa depan harus cerah

Aku korbankan umur setahunku untuk fokus mengabdi, Saat usia 23 tahun nanti aku baru lulus S1, inginnya melanjutkan langsung ke S2 semoga ada rezeki. ah cita-cita indah sekali jika bisa terwujud. Walau nyatanya setiap harapan sudah ada yang menentukan. Aku bersyukur bisa mengabdi, bahkan aku bersyukur bisa kuliah dengan biaya sendiri, aku bersyukur walaupun duduk di bangku kuliah seminggu sekali. Otak dan tenaga ku terbagi-bagi untuk kuliah, anak didik dan organisasi. Nyatanya pendewasaan terjadi disini, walaupun tak seutuhnya. Setidaknya usaha dan kelelahan mengajarkan kita banyak hal, bersosialisasi dan dimarahi wali santri adalah latihan untuk mental. Banyak hal yang tak terfokuskan, bahkan tulisan terabaikan. Aku yakin setelah lelah ini, Allah telah menyiapkan kejutan. Banyak sekali keinginan ku. Sebelum S1 harus merasakan study exchange keluar negri. Sebelum lulus kuliah harus ada buku yang sudah diselesaikan dan usahakan untuk bisa terbit, lalu membangun rumah baca. Sempat kan...

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...