Kau bilang kau saja yang berperan
Lantas aku, kau suruh diam
Ini cerita kita, bukan hanya kamu pun aku saja
Sabarku dalam nestapa
Kebisuanku akan gaya
hanya berputar pada lingkaran yang tak ada ujungnya
Janjimu yang dilema, membuatku menerka-nerka
Kapan giliranku berperan?
Mengisi cerita sampai aku dan kamu menjadi kita.
Sekarang aku ingin bisu saja
Menunggumu tanpa bertanya-tanya
Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya. Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha. But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok, sebagai pembimbing dan sebagai guru, It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered, i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku, it's okay. I through that moment since pengabdian pert...
Comments
Post a Comment