Skip to main content

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D).

beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget.

ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. tapi harus diakui acara ini benar-benar jauh dari persiapan. acara ini cocok banget sama karakter ketuanya yaitu ust fadhil :D. kenapa? karena ust fadhil adalah orang yang paling easy going yang pernah aku kenal. walaupun berdampak sangat besar karena keterlaluan "simple" nya untuk sebuah keputusan yang ust buat. salah satu dampak nya itu akan menjadi tanda tanya besar buat kita. kita bertiga (nda, ratih, viena)cuma bisa saling menatap dengan bingung ketika mendengar jawaban beliau diantara dua kata ini " iya dan tidak" setelah itu nggak ada kata-kata lain. simple banget? makhluk macam apa ini (-.-")

belum lagi kata-kata ust yang ngejeleb -_- , kita sempet bt karena ini. 


tapi sebelumnya kita juga nggak enak karena postingan ust yang satu ini haha #efek berpartner sama penulis

Limpahkan semuanya kepadaku...
Aku akan kerjakan semuanya...
Bahkan sampai hal sepele yang seharusnya kalian bisa kerjakan pun akan ku kerjakan...

Malas! pergi saja!
Aku akan tetap melanjutkan perjalanan ini...

Tak puas?
Akan aku berikan cara supaya engkau merasa tak sia-sia...

Dan aturlah semuanya sesukamu...
Namun jika menemukan kesulitan, datangilah kami!
Bagikan kesulitanmu kepada kami...

Aku disini ada...
Melihat...
Mendengarkan...
Memperhatikan...

Menghadapi semuanya...

FACE IT LIKE A MAN

serem banget kan? :D takutnya ini salah satu singgungan buat kita juga dan menyambung ke comment yang di fesbuk tadi, nah itu kyaknya nyambung yah? -_- haha :D jadi sindir-sindiran gitu.
oke lupakan ini karena kita sudah evaluasi sebelum semua ini berakhir #Eaaa. sepertinya semuanya sudah clear dan baik-baik saja.

mungkin setelah ini nggak akan ada lagi  pulang ke kamar malem-malem dengan keadaan lampu yang sudah padam, nggak akan ada lagi ngantuk-ngantuk di kelas. tapi, hiks... nggak akan ada lagi sibuk-sibuk kayak gini, nggak akan ada lagi ketawa-ketawa ngeledekin rateh dan viena kalau ada si syahid atau ust marjuli. bersyukur banget bisa menjadi bagian dari kepanitian ini walaupun aku nggak kerja secara maksimal dan salut banget sama ust fadhil walaupun dengan ke"simple-simple"annya itu bisa menyelesaikan ini sampai titik terakhir, u 're really face it like a man yeaahh  (y) (y) *pamer otot* haha

Comments

  1. itu status bukan buat nda...
    trus yg komentar itu bukan nyindir, 100% bercanda... #suerr

    ReplyDelete
  2. yaudah ust nggak usah comment hahah :D

    ReplyDelete
  3. satu lagi... saya juga mendadak jadi penjab acara ini. tadi ny kan bkn saya... karna dpt amanah mendadak, jadi konsep acaranya juga semua mendadak...

    "MENDADAK SHOW"

    ReplyDelete
  4. iya ust, saya tau itu haha ust memang hebat hahah kalah deh satria baja hitam *ayo pake iket kepala kaya foto profil gmailnya hahahah

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...