Skip to main content

17 tiga kali

alhamdulillah, segala sesuatunya dimudahkan sama Alloh. sekarang tinggal nunggu pengumuman jadwal wisuda, semoga dapet yang hari sabtu hihi. oia, pasti kalian yang baca (semoga bener ya ada yang baca blog gue haha) postingan ini sedikit berkerut, sambil ngomong dalam hati "kenapa sih si melinda kasih judulnya 17, kayaknya karena ulang tahun dia deh, atau karna apa ya... mungkin karena sebulan lagi hari kemerdekaan" wkwkw pede banget ya aku, keq ada yang peduli aja gitu.

well sudah 3 kali berturut-turut di tanggal 17 hal yang membahagiakan itu terjadi, berawal dari 17 mei aku ulang tahun, seperti biasa aku selalu bersyukur karena banyak banget orang-orang yang peduli sama aku, entah itu ngasih surprise yang sederhana atau yang wow, pokoknya aku tetap bersyukur. kedua, di bulan slanjutnya, tepat banget aku selesai skripsi dan di acc dosen, rasanya tuh nggak bisa digambarkan lah ya. mam nurjannah yang ramah banget, kayanya sesimpul senyum itu selalu melekat di wajahnya deh. kalo lagi bimbingan sama mam nurjannah berasa lagi konsul sama guru TK wkwkw, ramah banget coyyy. satu lagi pembimbing teknik, the one and only yang bikin aku bulak-balik jakarta bogor selama 3 kali dalam seminggu, yap mam amrina si ummi yang smart dan teliti banget. tapi karena beliau lah aku jadi ngerti banget isi bab 3 dan 4 pftttt, alhamdulillah. beliau juga ramah dan bikin skripsi aku nggak ditanya banyak ketika sidang.

dan tanggal 17 juli kemarin, aku sidaaaaaaang, SIDANG SKRIPSI, rasanya krispi banget lah. 1 halaman doang yang di coret itupun karna pernyataan keaslian karya yang formatnya salah, harusnya ikutin format baru aku malah ngikut format lama wkwkwk. aaahhhh bahagia banget. ketika orang-orang harus revisian lagi sampai berminggu-minggu, aku mah langsung di hardcover dan minta TTD semuanya dalam jarak waktu 4 hari setelah sidang. belum lagi pas minta TTD juga mudah banget, nggak tau kenapa, tanpa janjian dulu sama dosen-dosen, aku inisiatif  ke kampus A hari jumat, langsung menuju lab dan disana 3 dosen penguji ku ada, aku salam, kasih liat skripsi yang udah di HC, tanpa nanya-nanya mereka langsung TTD skripsian aku (padahal ada typo di judulnya, seharusnya BOARDING malah ditulis BAORDING hihi)  AAAaaahhh ya Alloh engkau mempermudah semuanya, terimakasihhhhhhh. 

well setelah itu aku ke kampus B untuk minta TTD pak supeno, beliau  dekan kampus. waktu itu udah mulai hectic cowo-coco yang mau sholat jumat, aku nggak peduli, aku lari-lari aja ke gedung 6 dan langsung masuk ruangannya, beliau masih duduk di kursinya, tanpa nanya-nanya langsung TTD lagi. ya Alloh pengen nangis waktu itu rasanya. ketika temen-temenku yang udah sidang bisa berminggu-minggu buat dapetin TTD para dosen dan aku cuma butuh waktu sehari dalam hitungan nggak sampai sejam. terakhir TTD rektor skripsianya dikumpulin, ahh leganya....

sebenernya postingan ini nggak penting-penting banget dan nggak berfaedah, aku cuma mau ngasih tau. setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan, well kalian cuma tau cerita kemudahan mahasiswi tingkat akhir yang aku rasain ini karna postingan sulitnya skripsian itu nggak ke post haha. jadi intinya tetap berjuang ya, jangan kasih kendor!!!!!

Comments

Popular posts from this blog

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Pra Nikah

I don't know how to describe what i feel since i know that i am getting married next two weeks wkwkw. yg jelas sedih dan bahagia itu satu paket. Sedih karena harus meninggalkan pondok. Kebayang nggak sih hidup di pondok dari lulus SD-S1, dari umur 13 tahun sampai kepala dua, dari masih polos bgt,  lalu puber, sampai pada dewasa ini. ya sekitar 12 tahun lamanya aku tinggal di pondok dengan lingkungan yang amat sangat nyaman. Lebih dari itu, pondok udah kasih aku banyak pembelajaran tentang kehidupan, sedih akutuuu haha. Selain hal diatas,  ada hal yang sekiranya bikin kamu (yg mau menikah) lebih sensitif dari biasanya.  I m not that kind of sentimental and tearful girl,  aku bukan tipe yg mudah terharu dan menitikan air mata untuk suatu hal. Bahkan kayanya jarang banget nangis haha.  Tapi since the day, semuanya berasa kayak lagi ngiris bawang,  bikin mata panas dan gak bisa nahan buat gak nangis. Contohnya, ketika menghadiri acara pernikahan teman...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...