Pada akhirnya, hanya ikhlas dan sabar sebagai penguat.
Pada akhirnya, engkau belajar apa itu tabah.
Pada akhirnya, rencana Tuhan adalah yang terbaik.
Sekarang sudahi keluh kesah itu, sudahi cerita yang kau rangkai sendiri, sudahi memaksakan keinginan, sudahi menengok kebelakang, sudahi semuanya!!!
Kau hanya perlu menggelar sajadah , lalu ceritakan semuanya pada Tuhan. Mintalah perlindungan dan keridhoanNya atas keinginan dan masa depan yang telah kau rancang hebat.
Karena sesungguhnya Tuhan sekalipun tidak pernah berpaling. engkau yang salah arah, melangkah terlalu jauh dan terjatuh. Namun Tuhan tetap melebarkan tangannya, agar engkau bisa kembali dan mengadu, merintih akan kesakitan yang kau ciptakan sendiri. Berjalan lah ke arahNya, maka Dia akan berlari menjemputmu.
Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul, tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua, udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu, seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah, ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...
Comments
Post a Comment