Skip to main content

18 Anniversary

17 mei 1994-17 mei 2012
umurku sudah 18 tahun, hari ulang Tahun yang satu ini aku berada dirumah. pukul 24.00 tepatnya ditanggal 17 mei aku menunggu seperti orang bodoh, menunggu seseorang yang akan mengucapkan kata Happy birthday, menurutku 2 penggal kata itu amat berarti untuk saat itu.sudah 5 menit berlalu....Zzrrr...Hpku bergetar, dengan sigap kuraih...ada satu sms masuk dari nomor yang tak kukenal. kubaca perlahan ternyata dari teman kecilku. orang pertama yang mengucapakan Happy Birthday. ini dia temanku (cantiknyeeee ^^)
Dittyara Arunia Persada

Kira-kira seperti ini smsnya "happy birthday mel ♥wish the best for you , success and better anything you do , اللّÙ‡ِ bless you ♥". aku sangat senang, walaupun aku tak pernah mengucapkan kata itu ketika hari Specialnya di bulan Oktober.
paginya banyak sms masuk dengan kata-kata yang sudah ku tunggu sedari dini, tapi tidak darinya. Itu yang membuatku sedikit kecewa L aku mengharapkan sms itu (sudahlah, sudah diucapkan lewat cara lain) ketika onlne kulihat sudah 73 teman yag mengucapkan…cukup membuat rasa kecewa itu pudar koq ~,~ (sangat lucu).

Aku jadi ingat dihari ulang tahunku yang ke 17, waktu itu aku bermalam diperpus karna tak bisa tidur. aku asik membaca sampai larut dan akhirnya tertidur. ketika bangun semuanya gelap. aku takut bukan kepalang. tiba-tiba sebuah lilin menyala dan mereka datang, teman-teman makanku dengan blackforest dan sebuah kado. 17 tahun itu dirayakan ditempat favoriteku library ^_^ dan sebuah boneka lebah yang imut menemani dini hari kami. waktu itu tepat pukul 02.00, walaupun sedikit telat aku tak akan melupakan kejutan yang mereka buat >_<. 
Sakinah, Maya, Qoniah (zakya gak ada :( )

 walaupun kami hanya teman makan, bisa dibilang tidak terlalu dekat. Bersama hanya ketika makan saja, selainnya sangat jarang. Aku lebih dekat dengan sakinah dan maya, mereka sangat baik, mereka sering sekali meminta pendapat untuk hubungan masing-masing kepadaku (padaha aku sama sekali tidak pernah meraskan cinta waktu itu ^^). Qoniah dan Zakya, mereka lebih tertutup. Walaupun begitu mereka tetap menjadi teman yang baik  dan perhatian.

Dan satu teman lagi, she is my close sister. Dia sama sekali tidak mengucapkan apapun di hari itu, smspun tidak. Ku kira ia hanya berpura-pura, ternyata memang lupa. Hingga detik ini dia sama sekali belum menghubungiku :(. Tapi aku tetap senang karna salah satu dari Venga mengucapkannya di FB :).  Walaupun dia lupa, tapi aku masih ingat di ulang tahunku yang ke 17 ia memberiku secarik kertas dengan kata-kata yang manis dan selalu seperti itu berkomunikasi lewat kertas-kertas yang masih kusimpan. Bagaimanapun dia sekarang, dia masih akan tetap di posisi aman itu, tetap menjadi sahabatku. Satu kata darinya yang tak pernah ku lupa I lost my friend, and I lost it! (waktu itu kami bertengkar). VENGA NEVER BE FORGOTTEN!!

Sore harinya tetehku yang imut mengajakku keluar dan mentraktirku (*kebalik ya?). walaupun tak ada teman, seorang kakakpun bisa membuat hari kita berwarna…terima kasih teh, kau bukan hanya sekedar kakak, tapi juga teman bagiku, bahkan bisa menjadi mamah ketika aku sendiri :)
Tuhan…berikanlah yang terbaik di hidup dan matiku. Terimakasih untuk kesempatan hidup yang telah Kau beri…terima kasih atas segala ni’mat…Thanks God for all that U have given to me :).

Postingan ini memang lucu, ucapan Happy birthday seperti seperti permen yang dinantikan anak kecil saja. Dan aku anak kecil itu…. Nda…DEWASA: 18th ^_*








Comments

Popular posts from this blog

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Pra Nikah

I don't know how to describe what i feel since i know that i am getting married next two weeks wkwkw. yg jelas sedih dan bahagia itu satu paket. Sedih karena harus meninggalkan pondok. Kebayang nggak sih hidup di pondok dari lulus SD-S1, dari umur 13 tahun sampai kepala dua, dari masih polos bgt,  lalu puber, sampai pada dewasa ini. ya sekitar 12 tahun lamanya aku tinggal di pondok dengan lingkungan yang amat sangat nyaman. Lebih dari itu, pondok udah kasih aku banyak pembelajaran tentang kehidupan, sedih akutuuu haha. Selain hal diatas,  ada hal yang sekiranya bikin kamu (yg mau menikah) lebih sensitif dari biasanya.  I m not that kind of sentimental and tearful girl,  aku bukan tipe yg mudah terharu dan menitikan air mata untuk suatu hal. Bahkan kayanya jarang banget nangis haha.  Tapi since the day, semuanya berasa kayak lagi ngiris bawang,  bikin mata panas dan gak bisa nahan buat gak nangis. Contohnya, ketika menghadiri acara pernikahan teman...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...