Skip to main content

Sampai garis finish

Hai blog,  sepertinya aku memang tidak bisa meninggalkanmu dan beralih ke sosmed lain *sambil mandangin layar hp* kemarin aku mengaktifkan tumblr ku lagi dan mencoba nulis apapun disana,  tapi entahlah tulisannya hanya setengah yang ke post bahkan cuma 2 paragraf,  kecewa langsung uninstall apk dari hp wkwk

Padahal udah cerita panjang masalah alergi obat dan sedikit cerita tentang berita ku yang dimuat di republika pfftt apa boleh buat,  males nulisnya lagi haha

Akhir Bulan lalu mamah pulang,  kemungkinan di rumah sampai pertengahan november.  Akhir-akhir ini aku cengeng sekali,  terlalu perasa,  tapi tetap saja tidak bisa menitikan air mata wkwk baguslah

Sekarang sudah awal november,  nggak kerasa 2016 akan berakhir.  Waktu cepat banget berlalu,  orang-orang berubah, tapi tulisanku belum juga rampung menjadi sebuah buku,  ahh aku belum istiqomah dengan cita-citaku.  Akhir-akhir ini aku juga lagi males jualan karna nggak ada waktu buat belanja,  mauu istirahat dulu haha

Kadang kita butuh waktu untuk menenangkan pikiran dan tidak terlalu memaksakan,  mungkin seperti pelari,  tidak harus selalu berlari kencang, kadang juga pelan-pelan untuk mengatur nafas kemudian melanjutkannya lagi dengan semangat.  yang terpenting istiqomah,  gitu kan ya?  Aku juga deh pelan-pelan tapi pasti, sampai garis finish yah nda jangan nyerahhh,  ganbatte!!!

Comments

Popular posts from this blog

04 Mei 2013

Jarum jam terus berputar. Bola mataku tak hentinya melirik kearah jam dinding dan hp yang kupegang. Aku menunggu sms dari mamah. Sebuah panggilan masuk dengan nama kontak “My Father”. Percakapan panjang di mulai. Lagi-lagi bapak menyinggung masalah beasiswa itu. “bapak udah bantu doa, kamu tinggal usaha ya nak” Bibir ku kelu, aku benar-benar mengabaikan beasiswa itu, bahkan belajarpun tidak. Aku sibuk mengetik dan mengetik. Pagi tadi aku menyampaikan keinginanku pada mamah dalam sebuah pesan singkat, yang setelah kubaca lagi, lebih terlihat seperti memaksa dari pada memohon :-(. Aku ingin membeli laptop atau notebook, tapi uangku belum mencukupi. Sedangkan aku sangat membutuhkannya bulan ini, setelah diberitahu ust falah bahwa dateline bukunya diusahakan akhir buan mei ini. maka aku menyampaikan hal itu pada mamah, awalnya mamah sedikit tidak setuju dengan permintaan ku yang mendadak itu, kata mamah lebih baik uangnya untuk daftar kuliah dulu. tapi aku keras kepala, aku meyakini ma...

SABAR

Bukan kah sabar adalah kata yang paling sering kau ucap? Tapi aku tidak mengerti "sabar" yang kau maksud di pesan terakhir itu. entah "sabar" untuk menunggu, atau "sabar" akan kenyataan yang ada, entahlah... Pastinya kau adalah orang yang paling handal dalam menegakan diri! Terimakasih karena telah datang, pergi, dan kembali. Seterusnya terserah kau saja... Karena aku tengah menyibukkan diri!

Melinda wanita Perkasa banget pake Zzzz (-.-)9 *pamer otot*

Random banget mau nulis apa, kebetulan bulan –bulan ini banyak kegiatan. Sekarang bukan lagi menjalani hari tapi berlari mengejar waktu yang terasa begitu cepat. Sudah mulai PSB lagi, mulai cari beasiwa dan kuliah, berkutat dengan tulisan.   April sukses membuatku menangis berulang kali. Mulai dari nyasar cari univ persada, sendirian di Jakarta timur dengan tas besar yang di tenteng, maklum baru pulang dari Palembang. Seharian itu hati serasa dikuasai sama setan, menggerutu tak karuan. Belum lagi beberapa berkas tertinggal di pesantren, lengkap sudah penderitaan ku. Sampai pondok dihadapi dengan masalah anak-anak, mulai mengejar pelajaran yang beberapa hari aku tinggalkan. Besoknya pergi ke UT, masih sama, tidak tau jalan. Rasanya mau berteriak dan menangis. Tapi aku selalu yakin dengan mengatakan   (Melinda wanita perkasa banget pake Zzz *sambil pamer otot) jadi jalan aja walau gak tau jalan, bertanya kesekitar pedagang atau tukang ojeg yang ada. Miris, seorang gadis menyusur...