Skip to main content

Cerita Bisnis

Bismillah semoga tulisannya enak di baca dan bermanfaat. Maklum jarang nulis 😂

Alhamdulillah sudah genap 6 Bulan usaha online ku berjalan,  semoga istiqomah dan berkah,  aminn

Di postingan kali ini aku mau share tentang bagaimana caraku mempromosikan crinums (cielah gayanya kaya udah jadi pengusaha sukses aja hihi insha Allah success wanna be aminnn)  karna sebelumnya ada beberapa temen yang minta diajarin bisnis, jualan online,  promosiin produk and the fact is aku juga nggak tau mau ngajarin apa hihi

Menurutku modal dari jualan online itu adalah pede dan bisa berinteraksi.  Apalagi jualan online yang sangat merintis macam ku ini,  minim sekali dan awalnya cuma bermodalkan 2 bahan kerudung yang kemudian di jahit,  dipakai, difoto lalu dipromosikan. 

Aku suka sekali promosiin crinums secara detail, cerita panjang lebar semacam testimoni dan meyakinkan calon customer. Karena aku merintis jadi itu salah satu cara interaksi yang ampuh buat calon customer tertarik sama produk ku, ketimbang cuma dengan upload foto dan kasih detail bahan,  ukuran, warna dan harga produk yang aku jual. Tapi gak setiap post foto captionnya harus panjang lebar,  cuma dibeberapa kesempatan aja yah. buat captionnya juga bukan asal meyakinkan,  karena kalo produk crinums bahannya sesuai seleraku,  jadi aku nggak mau produksi kerudung yang bahannya menurutku nggak nyaman dipake meskipun lagi hitz di sosmed.  Kan kalo gitu enak meyakinkan customer karna aku sendiri bener2 ngerasa comfort to wear it.

Then editing foto is a must,  meskipun cuma pake camera hape tapi harus tetep terlihat cerah dan good looking pastinya.  mulai dari ngatur cahaya, cara pengambilannya, biasanya pengambilan gambar itu bagusnya di depan pintu sekitar jam 9/10 pagi hihi, oia editing fotonya jgn berlebihan karna bisa merubah warna asli produk yg kita pake. Ah pokoknya kalo usaha merintis itu harus kreatif dan inovatif biar gak kalah sama hasil foto online shop yang pake camera SLR. Tapi nanti kalo online shopku sudah besar,  insya Allah pengennya pake fotografer juga hehe. Kan kalo sudah sukses timeline sosmednya bisa jadi lebih rapih nggak kya skrg haha,  namanya juga merintis harus pelan-pelan nggak bisa langsung perfect.

Satu lagi,  kalo aku suka banget minta foto customer lalu izin untuk di share.  Jadi customer bisa sekalian merangkap jadi model, makasih ya :D. jangan lupa minta testimoni dan tagnya ke olshop kamu.

Kamu juga jangan pelit-pelit untuk promosiin online shop temen, itupun hanya sesekali.  Tenang, rezeki tidak akan tertukar.  Kalo aku positive thinking aja,  karna kebanyakan yang jualan online itu kalo bukan ibu rumah tangga ya mahasiswa atau org yg memang fokus jualan online ajaa. Pastinya kebutuhan mereka lebih banyak ketimbang aku yang alhamdulillah sudah punya penghasilan tetap setiap bulannya kan? Jualan online ku itu cuma iseng-iseng membawa berkah.  Allah itu maha adil koq :) jadi jangan pernah merasa tersaingi yah dan Jangan lupa sisihkan penghasilan untuk berinfak :)

Sebenernya cita-cita ku ini jadi penulis,  tapi siapa tau dengan jualan online  aku bisa nerbitin buku tentang berniaga hihi

Sekian cerita online shop ku,  bagaimana cerita kamu? 😘

Comments

Popular posts from this blog

Perpus Undercover

Kali ini tentang anak-anak perpus yang ceria, ini bukan berlebihan. Tapi mereka memang anak-anak dengan stok senyuman yang tak akan pernah habis. Ya bagian perpus yang sekarang aku tangani mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, setiap kali kumpul dengan lizard aku jadi ingat teman-teman slytherin. Dhiya yang cerewet persis madinah, vina yang rempong tapi punya pemikiran cemerlang seperti ka pencot, widad yang pendiam seperti eha, zami yang berlebihan seperti suci, irma yang tomboy seperti itong, kholil yang kalem enggak tau kyak siapa :D, PD yang lola tapi pinter dan si malu-malu kucing vamia. Aku merasa di dengar ketika berkumpul dengan mereka, sapaan polos mereka, teriakan aneh mereka, obrolan yang panjang terasa sebentar. mereka menanyakan apapun, mereka sangat aktif berbincang, namun kadang seperti anak-anak yang sedang mendengarkan dongeng. Mereka memang tidak bisa di bilang anak yang rajin. Walaupun harus disuruh, namun mereka adalah anak-anak yang patuh. Setiap kump...

Minggu, 23 September

Sedikit cerita tentang hari dimana bibirku terus membentuk simpul,  tersenyum sumringah. Sebelumnya, udo hanya bilang akan silaturahmi ke rumah dengan keluarganya. Kebetulan ia sudah tidak ditugaskan di Makassar dan sedang ada diklat di Bogor selama 3 minggu. Di pertengahan diklat, di minggu kedua,  udo dan keluarganya menyempatkan diri datang ke rumah ku (di Tangerang). Udo memang lah laki-laki yang sangat sigap. Aku tidak mempersiapkan banyak hal untuk hari itu,  seperti pakaian pada umumnya yang selalu menjadi perhatian gadis seumuranku ketika akan datang seorang laki-laki ke rumah dengan keluarganya. Aku hanya memilih baju yang sudah lama sekali tidak pernah aku pakai dan mencocokannya dengan kerudung yang ada, lalu ku poleskan sedikit pelembab dan bedak di wajah,  ku pikir ini hanya acara "silaturahmi keluarga". Kalau saja aku tahu hari itu adalah hari yang sangat sakral bagiku, akan ku kenakan pakaian terbaikkkk (melinda memang dodol -_-) Ternyata Alla...

Face it like...? (^.^)9

pengalaman lagi, tapi pengalaman ini yang paling absurd, mungkin (--,"). mulai dari partner kerjanya dan acara-acaranya. untuk jadi pembimbing itu memang nggak mudah dan nggak susah juga. awalnya aku selalu berfikir akan ada pembatas ketika kita menjadi seorang pembimbing dengan anak-anak buahnya (bingung apa sebutan yang pantas untuk mereka :D). beberapa acara yang pernah aku tangani itu rasanya nggak enak banget terlalu jelas pembatas-pembatas itu yang malah membuat komunikasi kita kurang. tapi diacara ini kyak nggak ada batas-batasan antara aku dan anak-anak itu. berkecimpung di kepanitian ini benar-benar yang paling seru, walaupun ada beberapa masalah. mungkin ini adalah acara yang paling seru ke-2 setelah acara member show waktu aku masih kelas 5, haha udah lama banget. ada rateh dan viena yang rame banget, ada anak-anak perpus yang bawel, anak-anak art yang kreatif, dan anak-anak bagol yang konyol. "porseni milad" ini termasuk salah satu acara besar di pondok. ...