Bagaimana bisa aku merindu dan kesepian sementara tugas selalu datang menemani? bagaimana bisa aku membayangi wajahmu sepanjang malam sementara aku selalu tertidur karena kelelahan? bagaimana bisa aku bosan menunggu kedatanganmu sementara aku tidak memahami waktu yang begitu cepat berlalu karena kesibukan?
bagaimana bisa?
bagaimana bisa?
Jika kau telah kembali, bawalah cinta itu dengan sempurna karena aku akan menyudahi semuanya dan berjalan satu shaf di belakang mu.
Sebelumnya aku pernah bahas tulisan ini disnapgram kalo nggak salah. Tapi sayang aja kalo nggak di tulis di blog hehe. Tulisan ini disadur dari snapgram wirda mansyur yang waktu itu aku baca. Dia bahas tentang obrloan papahnya dan seorang kerabat. Aku coba tulis ulang semampuku ya... "Pada suatu siang di hari senin ada perkumpulan presiden, mentri, ulama dan petinggi-petinggi lainnya. Dipertengahan diskusi mereka, presiden sebagai tuan rumah mempersilahkan tamunya untuk mencicipi jamuannya. Ulama mengawali jamuannya dengan meminum secangkir teh, kemudian diikuti para tetamu lainnya. Tapi ada seorang mentri yang dengan sopan menolak jamuan di siang hari itu karna sedang puasa sunnah senin kamis. Lalu apa yang kamu fikirkan?" tanya ust. Yusuf mansyur ke kerabatnya "Loh koq ulamanya gak puasa sunnah?" jawab kerabatnya heran. "tamu yang berada disana pasti juga heran koq ulama nggak puasa sunnah, kalah sama mentri. Padahal n...
Comments
Post a Comment