Skip to main content

aku seorang guru


semuanya memang sudah berbeda aku, kamu, dan siapapun disana. rasa sepi ini semakin menggrogoti, tapi aku tahu, aku tetap berada di posisi bahagia hanya saja masa remaja membuatnya sulit, setidaknya untuk hal yg satu ini *nunjukhati. rasa mengalahkan segalanya, posisinya lebih diatas logika siapapun.
tapi masa remaja tidak hanya untuk hal itu, banyak sekali kesempatan untuk berbagi. misalnya untuk anak kelas 1 H, yang sudah membuat semuanya menjadi lebih baik, kenakalan kalian, kepolosan kalian semuanya sangat aku syukuri. benar, waktu dan keadaan bisa mendewasakan seseorang. tapi aku masih remaja yang ingin bersenang-senang, yang masih memiliki keegoisan tinggi, semua itu alami tak bisa dipungkiri. hanya saja keadaan membuat ku berfikir dewasa, aku guru dan mereka murid. seburuk apunpun sikap dan moodku, mereka tak boleh menjadi korban dari semua hal yang mengecewakanku. seorang murid hanya boleh mendapatkan hal yg baik, bukan cacian, bukan kekesalan tapi sesuatu hal yg menarik, mereka bukan buku diary ataupun blog, tempat aku meluapkan segala hal.
rasanya bodoh sekali jika aku menangis karena suatu impian yang tak dapat kugenggam, atau keadaan yang tidak ingin aku alami. mengajar adalah kegiatan mulia, mengajar adalah sebuah perjuangan!!!! walau status "guru" ini sangat tidak membuatku nyaman, tapi itu dulu. sebelum aku mengenal anak-anak ini, anak-anak yang banyak mengajarkan ku arti kesabaran dan bersikap dewasa. aku seorang guru, dan bagiku itu bukan hal yang buruk, tapi sangat menyenangkan. aku mencintai anak-anak, sangat mencitai mereka :')


Comments

Popular posts from this blog

Terima Kasih Udo :)

"Crinums" Berprinsip,  satu kata yang berkesan dari dirimu Percaya diri, satu hal yang aku paling banyak belajar tentangmu Semangat dan teguh pada pendirian merupakan perhiasan yang tidak banyak orang miliki dewasa ini Bagiku kamu pribadi yang semangat dan terus menginspirasi,  setidaknya itu beberapa kata yang bisa menghadirkanmu dalam deskripsi Tetap tersenyum,  waktu tak mampu meredupkan sinarmu Tetaplah menjadi crinum bagi mereka anak anakmu, bagaimanapun dari mereka orang orang membanggakan akan terbentuk.. Tetap jadi diri sendiri,  bahagia dan menginspirasi.. Selalu jadi sahabat yang baik bagi banyak orang.. Dan semoga apapun yang sedang kamu usahakan tercapai..  Stay gold dan berkah umur.. Selamat Ulang Tahun Permata

Laki-laki dan Perempuan

Sebelumnya,  perkenalkan aku melinda belum menikah dan masih muda.  Sengaja ditambahkan kata muda agar dibilang wajar belum menikah wkwk. Di postingan kali ini aku ingin sedikit berpendapat dan memberi gambaran tentang beberapa perbedaan karakter antara laki-laki dan perempuan dalam menjalin hubungan. Tulisan ini aku anggap penting karena menyangkut keresahan perempuan-perempuan di sekitar ku. Entah itu yang curhat secara langsung ataupun dari segala macam bentuk kode mereka di sosmed wkwk. Kalau ada pendapat yang kurang berkenan,  silahkan berdiskusi di kolom komentar *nyapuin kolom komen* Aku meyakini bahwasannya dalam suatu hubungan tidak ada pasangan yang ingin saling menyakiti,  jikapun ada berarti dia sakit jiwa.  Hilang tanpa kabar dan selingkuh itu termasuk menyakiti bukan? Tapi entahlah itu termasuk sakit jiwa nomor berapa. aku belum menemukan teorinya di novel-novel andrea hirata,  satu-satunya penulis yang menyusun urutan nomor sakit jiwa~ ...

It's okay

Postingan ini ditulis karena melihat kumpulan yang mungkin sengaja tidak mengundang saya.  Guess why? Because i am not that kind of a "nice person" menurut mereka. i guess sih gitu, correct me if i am wrong hahaha.  But lemme tell you something guys. Sebagai penegak peraturan di pondok,  sebagai pembimbing dan sebagai guru,  It's okay kalo ada anak-anak yang bilang aku galak, cerewet, dan gak asik (banyak peraturan). Because i know exactly that i am highly tempered,  i know that i get annoyed easly ketika ngeliat anak-anak yang nggak mentaati peraturan apalagi kalo berulang kali dilakuinnya. Aku bukan tipe orang yang bisa cuek-cuek aja kalo lihat ada hal salah ataupun "gak beres" di depan mata. Aku bukan tipe orang yang "bodo amat" cuma karena capek negor anak yang salah. I am not that kind of person. Meski hal demikian jadi bumerang dan ngebuat anak-anak "nggak nyaman" sama aku,  it's okay.  I through that moment since pengabdian pert...