Skip to main content

cerita ku hari ini

hiks..hiks...hiks hari ini bener-bener sedih.kadang kita gak bisa bedain ketika kita ikhlas dan tidak tulus. tadi malam sampe pagi aku gak tidur, kenapa? ngerjain observasi sampe subuh gak sempet tidur walaupun sedikit merem sampe gak check up yang mutarodifat, suer dah....kemereman, gak ketiduran...apa bedanya?. alhasil aku dipanggil sama usth (oh...MyGod!!) ini kali pertamanya. walaupun dari bag. bahasanya memaklumi tapi alasan ku gak diterima sama usth...JEGER...tau gak hukumannya apa? di jemur dilapangan sambil istigfar....banyak a'do, apa kata anak MISSI. pasti itu yang pertama kali aku fikirkan setiap males dalam hal apapun...MALU donk sebagai panutan (hah... PANUTAN?). gak tau kenapa sampe kelas aku nangis...mewek...ngerengek kayak anak kecil banget. inget perjuangan ngetik semaleman. (ikhlas nda..^_^). walaupun banyak temen yang pada care banget tapi kayaknya gak bisa ngilangin hukuman itu deh...ok aku terima! perdana....langsung di jemur, yah walaupun gak lama...kayaknya!!. udah kebayang aja tuh gimana nanti abis having lunch.

tapi Allah berkata lain....siang ini hujan, gak jadi dijemur dah. dalam posisi aman....semoga usth lupa ( doa aja...walaupun gak mungkin hiks..hiks...)mana anak observasi ada masalah sama seseorang. sedih banget, jadi gak betah (capek deh). okey nda....every thing gonna be ok.....semangat !!!persiapain buat nanti malem kumpul MISSI. 

ikhlas dalam menjalani apapun itu....^_^
wanita perkasa tanpa air mata

Comments

Popular posts from this blog

04 Mei 2013

Jarum jam terus berputar. Bola mataku tak hentinya melirik kearah jam dinding dan hp yang kupegang. Aku menunggu sms dari mamah. Sebuah panggilan masuk dengan nama kontak “My Father”. Percakapan panjang di mulai. Lagi-lagi bapak menyinggung masalah beasiswa itu. “bapak udah bantu doa, kamu tinggal usaha ya nak” Bibir ku kelu, aku benar-benar mengabaikan beasiswa itu, bahkan belajarpun tidak. Aku sibuk mengetik dan mengetik. Pagi tadi aku menyampaikan keinginanku pada mamah dalam sebuah pesan singkat, yang setelah kubaca lagi, lebih terlihat seperti memaksa dari pada memohon :-(. Aku ingin membeli laptop atau notebook, tapi uangku belum mencukupi. Sedangkan aku sangat membutuhkannya bulan ini, setelah diberitahu ust falah bahwa dateline bukunya diusahakan akhir buan mei ini. maka aku menyampaikan hal itu pada mamah, awalnya mamah sedikit tidak setuju dengan permintaan ku yang mendadak itu, kata mamah lebih baik uangnya untuk daftar kuliah dulu. tapi aku keras kepala, aku meyakini ma...

SABAR

Bukan kah sabar adalah kata yang paling sering kau ucap? Tapi aku tidak mengerti "sabar" yang kau maksud di pesan terakhir itu. entah "sabar" untuk menunggu, atau "sabar" akan kenyataan yang ada, entahlah... Pastinya kau adalah orang yang paling handal dalam menegakan diri! Terimakasih karena telah datang, pergi, dan kembali. Seterusnya terserah kau saja... Karena aku tengah menyibukkan diri!

Melinda wanita Perkasa banget pake Zzzz (-.-)9 *pamer otot*

Random banget mau nulis apa, kebetulan bulan –bulan ini banyak kegiatan. Sekarang bukan lagi menjalani hari tapi berlari mengejar waktu yang terasa begitu cepat. Sudah mulai PSB lagi, mulai cari beasiwa dan kuliah, berkutat dengan tulisan.   April sukses membuatku menangis berulang kali. Mulai dari nyasar cari univ persada, sendirian di Jakarta timur dengan tas besar yang di tenteng, maklum baru pulang dari Palembang. Seharian itu hati serasa dikuasai sama setan, menggerutu tak karuan. Belum lagi beberapa berkas tertinggal di pesantren, lengkap sudah penderitaan ku. Sampai pondok dihadapi dengan masalah anak-anak, mulai mengejar pelajaran yang beberapa hari aku tinggalkan. Besoknya pergi ke UT, masih sama, tidak tau jalan. Rasanya mau berteriak dan menangis. Tapi aku selalu yakin dengan mengatakan   (Melinda wanita perkasa banget pake Zzz *sambil pamer otot) jadi jalan aja walau gak tau jalan, bertanya kesekitar pedagang atau tukang ojeg yang ada. Miris, seorang gadis menyusur...